
Setelah libur Idul Fitri selama empat hari yang menghentikan sebagian besar layanan pemerintah non-esensial, kementerian dan entitas federal di seluruh Uni Emirat Arab kembali beroperasi pada pukul 07:30 GST, Senin, 23 Maret 2026. Otoritas Federal untuk Sumber Daya Manusia Pemerintah (FAHR) telah mengonfirmasi jadwal libur melalui Surat Edaran No. 2-2026, namun dampak nyata terhadap mobilitas baru terasa ketika loket imigrasi, kantor tenaga kerja, dan otoritas zona bebas menangguhkan layanan walk-in pada Kamis lalu. Bagi pengelola mobilitas, pembukaan kembali ini berarti antrean dalam proses cap visa tinggal, biometrik Emirates ID, dan persetujuan kontrak kerja kini mulai berkurang. Pusat layanan Amer di Dubai melaporkan antrean pagi yang mengular di beberapa cabang saat para ekspatriat bergegas mengajukan permohonan yang sensitif waktu dan telah melewati masa tenggang selama libur. Direktorat Jenderal Urusan Keimigrasian dan Orang Asing (GDRFA) Dubai menyatakan telah memproses lebih dari 18.000 pengajuan online selama libur—sebagian besar adalah perpanjangan untuk pemegang Visa Emas—namun volume layanan langsung “diperkirakan tetap tinggi setidaknya selama 48 jam ke depan.” Perusahaan dengan karyawan yang tiba minggu ini disarankan untuk mengonfirmasi ulang jadwal tes medis, karena beberapa klinik panel menggeser janji yang awalnya dijadwalkan antara 19–22 Maret. Di Abu Dhabi, pusat layanan utama ICP memperpanjang jam operasional hingga pukul 20:00 GST hingga Rabu untuk menangani antrean yang menumpuk. Infrastruktur perjalanan juga kembali ke ritme operasional normal. Bandara Internasional Dubai dan Bandara Internasional Zayed Abu Dhabi sama-sama memproyeksikan lonjakan penumpang pada Senin malam saat warga yang akan berangkat memanfaatkan penerbangan bisnis pertama pasca-libur ke London, Mumbai, dan Singapura. Maskapai Emirates mengaktifkan kembali penerbangan malam EK 5/6 ke London-Heathrow yang sempat dihentikan selama libur karena keterbatasan jadwal kru. FAHR mengingatkan departemen SDM bahwa kebijakan kerja fleksibel dan jarak jauh yang diberikan selama insiden keamanan terakhir masih berlaku bagi staf yang memiliki tanggung jawab pengasuhan. Oleh karena itu, pemberi kerja harus terus menyediakan opsi kerja hybrid jika memungkinkan secara operasional, sebuah hal yang menurut para konsultan sering terabaikan dalam rencana penjadwalan pasca-libur.
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Uni Emirat Arab.Lebih Banyak Dari Uni Emirat Arab
Lihat semua
Hong Kong Keluarkan Peringatan Perjalanan Amber untuk Uni Emirat Arab di Tengah Ketegangan Regional
Thread Megathread ‘Situasi’ dari Warga Memberikan Informasi Mobilitas Real-Time untuk Penduduk UAE