1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Jerman
  4. /
  5. Kabinet Jerman Setujui Program Aksi Iklim 2026—Langkah Transportasi Fokus pada Penerbangan dan Armada Perusahaan

Kabinet Jerman Setujui Program Aksi Iklim 2026—Langkah Transportasi Fokus pada Penerbangan dan Armada Perusahaan

Mar 26, 2026
·
Kabinet Jerman Setujui Program Aksi Iklim 2026—Langkah Transportasi Fokus pada Penerbangan dan Armada Perusahaan
Pada 25 Maret 2026, kabinet federal Jerman menyetujui "Program Perlindungan Iklim 2026" yang telah lama dinantikan, sebuah peta jalan berisi 67 poin yang dirancang untuk menutup kesenjangan emisi gas rumah kaca negara ini pada tahun 2030. Paket ini mencakup sektor energi, bangunan, dan industri, namun beberapa langkah utama langsung berdampak pada mobilitas korporat dan perjalanan internasional.

Pertama, Berlin akan memberlakukan pungutan tambahan CO₂ yang meningkat untuk semua penerbangan domestik mulai 1 Januari 2027, dimulai dari €35 per segmen dan naik menjadi €70 pada tahun 2030. Rute penerbangan kurang dari 600 km yang memiliki alternatif kereta api dengan waktu tempuh kurang dari 4,5 jam akan segera kehilangan pengecualian pajak yang sebelumnya diberikan. Pemerintah memperkirakan pungutan ini akan mengalihkan hingga 20% penumpang jarak pendek ke kereta api—mirip dengan regulasi di Prancis namun di pasar yang lebih besar.

Kabinet Jerman Setujui Program Aksi Iklim 2026—Langkah Transportasi Fokus pada Penerbangan dan Armada Perusahaan


Kedua, perpajakan mobil perusahaan akan berubah. Mulai 2027, hanya kendaraan nol emisi yang memenuhi syarat untuk aturan manfaat dalam bentuk barang sebesar 0,25%; mobil plug-in hybrid akan dikenai tarif 0,75% kecuali mampu menempuh jarak listrik minimal 80 km dalam pengujian dunia nyata. Manajer armada perusahaan multinasional yang berbasis di Jerman harus mempercepat rencana elektrifikasi atau menghadapi biaya penggajian yang lebih tinggi untuk karyawan yang ditugaskan.

Ketiga, operator bus dan kereta jarak jauh akan mendapatkan akses ke "Dana Inovasi Mobilitas" sebesar €1 miliar untuk mengembangkan bahan bakar alternatif, tiket digital, dan pilot kontrol perbatasan otomatis yang kompatibel dengan Sistem Masuk/Keluar Uni Eropa (EES) yang akan datang. Bandara Frankfurt dan Munich akan menerima hibah khusus untuk membangun fasilitas pencampuran e-SAF (bahan bakar penerbangan sintetis), namun maskapai yang menggunakan hub Jerman wajib membeli campuran e-SAF minimal 5% mulai 2028, meningkat menjadi 15% pada 2030.

Bagi tim HR dan mobilitas global, pesan yang jelas: perpindahan orang ke, dari, dan di dalam Jerman akan menjadi lebih ramah lingkungan—namun berpotensi lebih mahal jika kebijakan tidak diperbarui. Pembeli tiket perjalanan harus bersiap menghadapi tarif penerbangan domestik yang lebih tinggi dan mempertimbangkan aturan prioritas kereta api. Tunjangan mobil ekspatriat juga mungkin perlu disesuaikan karena mobil perusahaan berbahan bakar fosil kehilangan keuntungan pajak. Dorongan iklim Jerman ini sekaligus menjadi sinyal kuat bagi perusahaan yang berorientasi internasional: sesuaikan program mobilitas dengan transisi rendah karbon, atau bersiap membayar biaya lebih tinggi.
Sumber: German Federal Environment Ministry (BMUV)

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Jerman.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×