1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Republik Rakyat Cina
  4. /
  5. Korea Selatan Tawarkan Visa Masuk Berkali-kali 10 Tahun untuk Warga 14 Kota di Daratan Tiongkok

Korea Selatan Tawarkan Visa Masuk Berkali-kali 10 Tahun untuk Warga 14 Kota di Daratan Tiongkok

Apr 8, 2026
·
Korea Selatan Tawarkan Visa Masuk Berkali-kali 10 Tahun untuk Warga 14 Kota di Daratan Tiongkok
Dalam upaya mempercepat pertumbuhan pariwisata masuk dari China, Korea Selatan telah meningkatkan produk visa bagi penduduk 14 kota besar di daratan utama—Beijing, Changsha, Chongqing, Guangzhou, Hangzhou, Nanjing, Ningbo, Qingdao, Shanghai, Shenzhen, Suzhou, Tianjin, Wuhan, dan Xiamen—dari visa multiple-entry lima tahun menjadi visa multiple-entry sepuluh tahun. Travel Weekly Asia melaporkan bahwa izin baru ini telah tersedia sejak 30 Maret 2026 dan dapat digunakan untuk wisata, bisnis jangka pendek, serta kunjungan keluarga, dengan masa tinggal maksimal 90 hari setiap kunjungan.

Keputusan ini sejalan dengan kebijakan pembebasan visa sementara untuk tur grup dari China yang berlaku hingga 30 Juni 2026, serta mencerminkan strategi lebih luas untuk mendorong arus kunjungan dua arah tahunan kembali ke angka “puluhan juta”. Sebelum pandemi, wisatawan China menyumbang sekitar seperempat dari total kedatangan wisatawan asing ke Korea Selatan, dengan pengeluaran mencapai US$15 miliar per tahun. Pada 2025, kunjungan meningkat 19,5% menjadi 5,48 juta, dan pejabat kini melihat perpanjangan masa berlaku visa ini sebagai pijakan untuk pertumbuhan lebih lanjut.

Korea Selatan Tawarkan Visa Masuk Berkali-kali 10 Tahun untuk Warga 14 Kota di Daratan Tiongkok


Bagi perusahaan-perusahaan di daratan China, visa 10 tahun ini mengurangi hambatan administratif: eksekutif yang berdomisili di kota-kota terpilih hanya perlu mengajukan permohonan sekali dalam satu dekade untuk perjalanan rutin ke kantor pusat, pemasok, atau pameran dagang di Seoul, Busan, dan Incheon. Pengecer dan pengelola properti Korea sudah menyesuaikan program loyalitas untuk mengikat pengunjung berpengeluaran tinggi yang datang berulang kali, sementara maskapai penerbangan berencana mengembalikan kapasitas pesawat berbadan besar di rute utama seperti Shanghai–Seoul dan Shenzhen–Busan menjelang puncak musim panas.

Manajer perjalanan China harus mencatat bahwa kelayakan visa ini berbasis domisili: pelamar harus menunjukkan bukti pendaftaran rumah tangga atau pekerjaan jangka panjang di salah satu dari 14 kota tersebut. Visa ini tidak memberikan hak kerja di Korea, dan pelancong tetap harus mendapatkan izin terpisah untuk aktivitas berbayar yang berlangsung lebih dari 90 hari. Maskapai juga mengingatkan penumpang bahwa otorisasi perjalanan elektronik (K-ETA) tetap wajib bagi kota-kota China lain yang tidak tercakup dalam kebijakan baru ini.

Para pengamat industri melihat langkah ini sebagai bagian dari persaingan regional yang semakin ketat untuk menarik pengeluaran wisatawan China, dengan mengacu pada langkah Thailand yang baru-baru ini memperpendek namun mempertahankan kebijakan bebas visa bagi wisatawan daratan utama, serta digitalisasi pembebasan visa multiple-entry oleh Jepang. Bagi tim mobilitas global, pesan yang jelas: staf yang berdomisili di kota Tier-1 dan Tier-2 kuat di China kini menikmati akses cepat selama sepuluh tahun ke pusat penting di Asia Utara, yang menurunkan biaya kunjungan rutin dan konferensi.
Sumber: Travel Weekly Asia

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Republik Rakyat Cina.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×