
Festival Perahu Naga di China – libur nasional tiga hari yang jatuh pada Jumat, 19 Juni tahun ini – dimulai dengan hari perjalanan tersibuk sejak negara tersebut menghapus pembatasan era pandemi. Kementerian Perhubungan memprediksi 235,43 juta pergerakan penumpang antarwilayah hanya pada hari pertama, meningkat 1,9 persen dibanding 2025 dan menjadi sinyal jelas bahwa permintaan domestik dan internasional telah kembali normal. Operator kereta api merencanakan 19,75 juta perjalanan, bandara memperkirakan 1,87 juta penumpang, sementara jalan raya tetap mendominasi dengan lebih dari 212 juta perjalanan. Bahkan rute pesisir dan sungai di China juga mendapat manfaat, dengan hampir satu juta penumpang feri dan kapal pesiar diproyeksikan – lonjakan 59 persen dari hari sebelumnya.
Di balik statistik ini terdapat tingkat koordinasi operasional yang belum pernah terjadi sebelumnya. Biro manajemen lalu lintas provinsi menghubungkan data kemacetan waktu nyata dengan platform tiket 12306 milik China State Railway Group, memungkinkan otoritas menyiapkan bus tambahan dan kereta cepat saat pemesanan online melonjak. Bagi maskapai internasional, lonjakan ini memberikan data pemesanan awal yang berharga: Cathay Pacific langsung menambah dua penerbangan “liburan ekstra” Festival Perahu Naga di rute Hong Kong–Beijing dan Hong Kong–Shanghai, sementara Singapore Airlines meng-upgrade penerbangan malam SIN-PVG menjadi A380 untuk menangkap permintaan tambahan.
Manajer perjalanan korporat perlu mencatat bahwa prosedur perbatasan tetap dipermudah. Semua 62 pelabuhan yang ikut dalam skema transit bebas visa 240 jam China memperpanjang jam operasional dua jam setiap malam antara 19 dan 21 Juni, dan Administrasi Imigrasi Nasional (NIA) menambah 1.200 petugas di titik-titik penyeberangan udara, darat, dan laut tersibuk. Laporan awal menunjukkan waktu penyelesaian e-channel masuk rata-rata di Bandara Internasional Beijing Capital kurang dari 30 detik.
Lalu lintas liburan ini juga menjadi uji coba langsung bagi platform data multimoda baru China, yang mengintegrasikan pembacaan tol jalan, jumlah penumpang kereta, dan daftar penumpang laut ke dalam satu dasbor nasional. Pejabat mengatakan kepada China Daily bahwa sistem ini akan terus berjalan setelah festival untuk mendukung puncak musim panas dan kualifikasi Asian Games pada Juli.
Secara praktis, perusahaan multinasional yang memindahkan staf dapat mengharapkan pemeriksaan bea cukai lebih cepat dan perkiraan kemacetan pelabuhan yang lebih jelas hingga akhir 2026. Ke depan, perencana transportasi mengatakan angka Festival Perahu Naga memperkuat alasan untuk memperluas kapasitas di koridor kereta cepat utama seperti Wuhan–Guangzhou dan jalur pesisir Fuzhou–Xiamen.
Bagi pengusaha, pesannya jelas: mesin mobilitas domestik China telah kembali ke skala sebelum COVID, dan perjalanan bisnis yang krusial – baik untuk memindahkan orang maupun komponen – kini kembali memungkinkan dengan pemberitahuan singkat.
Di balik statistik ini terdapat tingkat koordinasi operasional yang belum pernah terjadi sebelumnya. Biro manajemen lalu lintas provinsi menghubungkan data kemacetan waktu nyata dengan platform tiket 12306 milik China State Railway Group, memungkinkan otoritas menyiapkan bus tambahan dan kereta cepat saat pemesanan online melonjak. Bagi maskapai internasional, lonjakan ini memberikan data pemesanan awal yang berharga: Cathay Pacific langsung menambah dua penerbangan “liburan ekstra” Festival Perahu Naga di rute Hong Kong–Beijing dan Hong Kong–Shanghai, sementara Singapore Airlines meng-upgrade penerbangan malam SIN-PVG menjadi A380 untuk menangkap permintaan tambahan.
Manajer perjalanan korporat perlu mencatat bahwa prosedur perbatasan tetap dipermudah. Semua 62 pelabuhan yang ikut dalam skema transit bebas visa 240 jam China memperpanjang jam operasional dua jam setiap malam antara 19 dan 21 Juni, dan Administrasi Imigrasi Nasional (NIA) menambah 1.200 petugas di titik-titik penyeberangan udara, darat, dan laut tersibuk. Laporan awal menunjukkan waktu penyelesaian e-channel masuk rata-rata di Bandara Internasional Beijing Capital kurang dari 30 detik.
Lalu lintas liburan ini juga menjadi uji coba langsung bagi platform data multimoda baru China, yang mengintegrasikan pembacaan tol jalan, jumlah penumpang kereta, dan daftar penumpang laut ke dalam satu dasbor nasional. Pejabat mengatakan kepada China Daily bahwa sistem ini akan terus berjalan setelah festival untuk mendukung puncak musim panas dan kualifikasi Asian Games pada Juli.
Secara praktis, perusahaan multinasional yang memindahkan staf dapat mengharapkan pemeriksaan bea cukai lebih cepat dan perkiraan kemacetan pelabuhan yang lebih jelas hingga akhir 2026. Ke depan, perencana transportasi mengatakan angka Festival Perahu Naga memperkuat alasan untuk memperluas kapasitas di koridor kereta cepat utama seperti Wuhan–Guangzhou dan jalur pesisir Fuzhou–Xiamen.
Bagi pengusaha, pesannya jelas: mesin mobilitas domestik China telah kembali ke skala sebelum COVID, dan perjalanan bisnis yang krusial – baik untuk memindahkan orang maupun komponen – kini kembali memungkinkan dengan pemberitahuan singkat.
Sumber: China Daily