1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. India
  4. /
  5. Kedutaan Besar India di Kuwait Batasi Layanan Paspor dan Visa Hanya untuk Kasus Darurat Selama Peralihan Penyedia Jasa

Kedutaan Besar India di Kuwait Batasi Layanan Paspor dan Visa Hanya untuk Kasus Darurat Selama Peralihan Penyedia Jasa

Jul 2, 2026
·
Kedutaan Besar India di Kuwait Batasi Layanan Paspor dan Visa Hanya untuk Kasus Darurat Selama Peralihan Penyedia Jasa
Mulai 1 Juli, Kedutaan Besar India di Kuwait menghentikan penerimaan perpanjangan paspor rutin, permohonan visa, dan permintaan legalisasi setelah kontrak layanan dengan BLS International berakhir tanpa serah terima yang mulus ke vendor baru, Du Digital. Saat ini, hanya keadaan darurat yang terdokumentasi—seperti medis, kematian keluarga, atau KTP sipil yang akan habis masa berlakunya—yang dilayani antara pukul 09:00 hingga 12:00 di Diplomatic Enclave. Kuwait menjadi tempat tinggal sekitar 975.000 warga India, banyak di antaranya bergantung pada keabsahan paspor tepat waktu untuk izin tinggal dan kontrak kerja. Penghentian layanan secara tiba-tiba ini berisiko menyebabkan status hukum tidak valid dan gangguan perjalanan, terutama bagi pekerja domestik dan staf sektor minyak yang KTP sipilnya tidak bisa diperpanjang jika paspor kurang dari enam bulan masa berlakunya. Para pemberi kerja didorong untuk mengajukan surat kelompok yang menyatakan urgensi, sementara individu harus membawa tiket, dokumen medis, atau sertifikat dari pemberi kerja. Kedutaan menyatakan layanan normal akan kembali setelah perangkat biometrik, koneksi data, dan izin keamanan terpasang di Pusat Aplikasi Konsuler India baru milik Du Digital, yang diperkirakan memakan waktu beberapa hari tanpa tanggal pasti. Manajer mobilitas korporat disarankan untuk memantau tanggal kedaluwarsa paspor karyawan dengan cermat dan bersiap membayar biaya Tatkaal yang dipercepat saat proses reguler dibuka kembali. Penasihat hukum ketenagakerjaan memperingatkan bahwa keterlambatan perpanjangan izin tinggal di Kuwait dikenai denda harian sebesar KD 2; perusahaan bisa bertanggung jawab jika tidak mengambil tindakan. Kejadian ini mencerminkan transisi penyedia layanan serupa di UAE dan Singapura, serta menegaskan dorongan Kementerian Luar Negeri India untuk mengganti vendor setiap lima tahun—kebijakan yang meski meningkatkan persaingan, mulai menimbulkan celah layanan berbahaya jika transisi terlambat.
Sumber: VisaVerge

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk India.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×