
Dalam upaya menekan biaya menjelang lonjakan permintaan musim panas yang belum pernah terjadi sebelumnya, operator kereta nasional SNCF mengumumkan pada 9 Juli 2026 bahwa mereka akan menghentikan penjualan kelas bisnis ‘Optimum’ dan ‘Optimum Plus’ mulai 13 Juli hingga 21 Agustus. Produk tarif premium ini—yang mencakup tiket fleksibel penuh, akses lounge, dan layanan makan di kereta—menyumbang sekitar 12% dari pendapatan TGV, namun membutuhkan staf tambahan dan logistik katering yang menurut SNCF “tidak sesuai dengan jadwal musim panas yang padat.” Penumpang di rute utama Paris–Lyon–Marseille akan merasakan dampak pertama: kabin Optimum sudah tidak dijual sejak 6 Juli. Di rute TGV lainnya, penghentian penjualan akan dimulai minggu depan. Penumpang yang memegang tiket Optimum untuk perjalanan selama periode penghentian akan otomatis di-upgrade ke ‘Flex Première’, tarif yang tetap fleksibel namun tanpa fasilitas tambahan seperti makanan gratis. Bagi program mobilitas korporat, perubahan ini menghilangkan produk yang banyak digunakan perusahaan untuk menjamin ketersediaan kursi mendadak. Pembeli tiket disarankan meninjau kebijakan pemesanan, karena tarif Flex Première bisa 15–20% lebih mahal selama periode penghentian penjualan. SNCF memberi sinyal akan ada diskon terkelola untuk pelanggan volume besar, namun detailnya belum diumumkan. Para analis melihat langkah ini sebagai bagian dari pergeseran SNCF pasca-pandemi ke arah lalu lintas wisata; penghapusan kelas premium membuka lebih banyak gerbong untuk kursi kelas standar yang sering habis terjual saat akhir pekan liburan. Perusahaan menyatakan layanan Optimum akan kembali pada 24 Agustus, setelah tingkat staf stabil pasca musim liburan tradisional. Sementara itu, layanan bisnis di dalam kereta—Wi-Fi, area tenang, dan ruang pertemuan—tetap tersedia, namun penumpang harus siap menghadapi lounge yang penuh dan persediaan katering terbatas, terutama pada keberangkatan Jumat ke arah selatan.