1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Amerika Serikat
  4. /
  5. Departemen Tenaga Kerja Memasukkan Empat ‘Pelaku Pelanggaran Sengaja’ ke Daftar Hitam Program H-1B

Departemen Tenaga Kerja Memasukkan Empat ‘Pelaku Pelanggaran Sengaja’ ke Daftar Hitam Program H-1B

Jul 27, 2026
·
Departemen Tenaga Kerja Memasukkan Empat ‘Pelaku Pelanggaran Sengaja’ ke Daftar Hitam Program H-1B
Dalam tanda terbaru dari sikap tegas pemerintahan Trump terhadap migrasi tenaga kerja terampil tinggi, Departemen Tenaga Kerja AS (DOL) telah memasukkan empat perusahaan ke dalam daftar larangan publik, yang melarang mereka mengajukan petisi H-1B baru selama hingga tiga tahun. Berdasarkan pemberitahuan yang diterbitkan Jumat lalu, GowraTech LLC, Renotek Group LLC, Seeloz Inc., dan Sherwood Academy (Sherwood at Mount Dora Inc.) dinyatakan melakukan pelanggaran “sengaja” terhadap aturan Labor Condition Application (LCA) yang mengatur upah dan kondisi kerja bagi profesional asing. Penetapan sebagai “pelanggar sengaja” adalah sanksi paling serius di bawah undang-undang H-1B. Hal ini mengikuti investigasi yang bersifat adversarial dan, dalam beberapa kasus, litigasi oleh Departemen Kehakiman.

Selama masa larangan—dari Mei 2025 hingga Maret 2028, tergantung perusahaan—keempat perusahaan tersebut tidak dapat mensponsori pekerja H-1B baru atau memperpanjang petisi yang ada. Karyawan saat ini diperbolehkan tetap bekerja sampai visa mereka habis masa berlakunya, namun disarankan untuk pindah ke sponsor lain guna melindungi status imigrasi mereka.

Departemen Tenaga Kerja Memasukkan Empat ‘Pelaku Pelanggaran Sengaja’ ke Daftar Hitam Program H-1B


Mengapa ini penting bagi bisnis: tindakan penegakan ini menjadi peringatan bagi perusahaan penyedia tenaga kerja dan start-up teknologi yang mengandalkan talenta H-1B di tengah tingkat pengangguran yang sangat rendah. Dengan pengajuan kuota tahun fiskal 2027 yang hanya delapan bulan lagi, para pemberi kerja harus mengantisipasi audit LCA yang lebih ketat, investigasi di lokasi, dan denda besar atas kesalahan administrasi. Daftar hitam ini juga menjadi alat uji tuntas bagi perusahaan multinasional yang mensubkontrakkan pekerjaan TI atau analitik; bekerja sama dengan entitas yang dilarang dapat menimbulkan tanggung jawab sekunder bagi kontraktor utama.

Konsultan imigrasi menyarankan audit mandiri LCA secara proaktif, memperbarui survei upah sesuai data Occupational Employment and Wage Statistics (OEWS) Juli 2026, serta menyiapkan rencana kontinjensi untuk mobilitas talenta—seperti transfer antar perusahaan dengan visa L-1 atau memindahkan peran ke Kanada atau Meksiko. Warga negara asing disarankan untuk selalu memperbarui résumé dan siap berpindah ke sponsor yang patuh sesuai aturan portabilitas American Competitiveness in the 21st Century Act (AC21).

Penindakan ini sejalan dengan upaya pemerintahan yang lebih luas: bulan lalu, Office of Inspector General meluncurkan penyelidikan penipuan nasional yang secara eksplisit menargetkan perusahaan outsourcing TI besar. Para pengamat memperkirakan DOL akan mengeluarkan pemberitahuan larangan tambahan sebelum undian kuota FY-2027 dibuka pada Maret, menjadikan kepatuhan sebagai isu penting di tingkat dewan direksi.
Sumber: NDTV Profit

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Amerika Serikat.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×