
Eurostar telah memberi peringatan kepada penumpang bahwa keterlambatan berantai bisa berlanjut sepanjang akhir pekan setelah masalah sinyal di jaringan kereta Belgia pada Jumat malam menyebabkan jadwal kereta bergeser secara beruntun. Portal pembaruan langsung operator mencatat beberapa layanan pada 25 September mengalami keterlambatan—termasuk kereta 9127, 9131, dan 9145 antara Brussels-Midi dan Paris Gare du Nord—dan memperingatkan risiko keterlambatan lanjutan pada 26 September saat armada dan kru dipindahkan kembali. Meskipun masalah ini berasal dari luar Prancis, stasiun akhir di Paris menjadi salah satu titik yang paling terdampak karena waktu putar kereta yang sangat singkat dan ketersediaan peron yang terbatas. Eurostar menyarankan penumpang dengan koneksi TGV provinsi atau penerbangan dari CDG untuk mempertimbangkan pemesanan ulang pada layanan yang lebih lambat. Penumpang kelas bisnis dan pemegang kartu Carte Blanche dapat berpindah kereta tanpa biaya tambahan, tergantung ketersediaan kursi. Manajer perjalanan perusahaan disarankan untuk memantau pembaruan gangguan Eurostar dan mengaktifkan kebijakan darurat—seperti pemesanan hotel yang fleksibel dan voucher taksi—bagi karyawan yang perjalanannya menggabungkan Eurostar dengan kereta domestik Prancis. SNCF Connect menunjukkan bahwa beberapa TGV yang berangkat dari Paris setelah pukul 19:30 mungkin ditahan untuk menunggu penumpang yang terlambat. Insiden ini menegaskan ketergantungan operasi kereta cepat lintas batas, terutama saat banyak perusahaan mendorong karyawan beralih dari pesawat ke kereta demi target keberlanjutan. Anggaran mobilitas sebaiknya juga menyediakan cadangan untuk gangguan kereta, sama seperti untuk pemogokan pengendalian lalu lintas udara. Eurostar berjanji akan memberikan kompensasi keterlambatan otomatis setelah waktu kedatangan akhir dikonfirmasi dalam sistem mereka. Penumpang yang terdampak akan menerima email dengan petunjuk klaim dalam waktu 48 jam.
Sumber: Eurostar Travel Updates