1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Polandia
  4. /
  5. Pengadilan Eropa Memaksa Polandia Mengakui Pernikahan Sesama Jenis dari Negara UE Lainnya

Pengadilan Eropa Memaksa Polandia Mengakui Pernikahan Sesama Jenis dari Negara UE Lainnya

Nov 26, 2025
·
Pengadilan Eropa Memaksa Polandia Mengakui Pernikahan Sesama Jenis dari Negara UE Lainnya
Dalam putusan bersejarah yang disampaikan pada 25 November 2025, Pengadilan Kehakiman Uni Eropa (ECJ) memutuskan bahwa semua negara anggota Uni Eropa—tanpa memandang hukum pernikahan domestik mereka—harus mengakui pernikahan sesama jenis yang sah secara hukum yang dilakukan di negara lain dalam blok tersebut. Putusan ini berasal dari kasus Cupriak-Trojan & Trojan v. Wojewoda Mazowiecki, yang diajukan oleh dua warga Polandia yang menikah di Jerman pada 2018 namun ditolak pendaftarannya saat kembali ke Polandia. ECJ menyatakan bahwa penolakan Polandia melanggar Pasal 21 Perjanjian tentang Fungsi Uni Eropa, yang menjamin kebebasan bergerak dan hak untuk menjalani “kehidupan keluarga normal” saat menggunakan kebebasan tersebut.

Bagi manajer mobilitas global, keputusan ini memiliki dampak langsung. Pengakuan sertifikat pernikahan menjadi pintu gerbang bagi berbagai manfaat berbasis tempat tinggal—mulai dari visa tanggungan dan koordinasi jaminan sosial hingga pengajuan pajak bersama dan cakupan asuransi kesehatan keluarga. Perusahaan multinasional yang memindahkan karyawan ke Polandia kini dapat mengurus kartu tinggal pasangan sesama jenis melalui jalur keluarga standar Uni Eropa, bukan lagi solusi sementara seperti visa kemanusiaan jangka panjang. Putusan ini juga menghilangkan ketidakpastian bagi pelancong bisnis yang status pernikahannya memengaruhi pendaftaran hotel, asuransi, dan perencanaan warisan.

Pengadilan Eropa Memaksa Polandia Mengakui Pernikahan Sesama Jenis dari Negara UE Lainnya


Putusan ini tidak memaksa Polandia (atau negara anggota lain) untuk membuka hukum pernikahan domestik bagi pasangan sesama jenis, tetapi mewajibkan otoritas memberikan pengakuan lintas batas yang sama terhadap sertifikat pernikahan, sebagaimana yang sudah berlaku untuk pasangan heteroseksual. Artinya, kantor catatan sipil provinsi kini harus mentranskripsi sertifikat pernikahan sesama jenis dari luar negeri dan mengeluarkan dokumen status sipil Polandia, yang menjadi syarat untuk banyak prosedur administratif seperti mendapatkan nomor PESEL atau mendaftarkan pembelian properti.

Para analis hukum memperkirakan akan muncul gelombang litigasi lanjutan di bidang hak orang tua hingga manfaat pensiun bagi pasangan yang ditinggalkan. Perusahaan harus mempersiapkan pembaruan manual kebijakan SDM, terutama yang berkaitan dengan tunjangan keluarga dan kelayakan asuransi kesehatan. Sementara itu, penasihat imigrasi mendorong klien untuk menyiapkan dokumen sejak dini: putusan ini bersifat langsung berlaku, tetapi kantor lokal mungkin membutuhkan waktu berminggu-minggu untuk memperbarui sistem TI dan formulir aplikasi.

Secara praktis, pasangan yang pindah setelah 25 November 2025 harus membawa sertifikat pernikahan asing asli atau salinan tersertifikasi beserta apostille dan terjemahan tersumpah; petugas perbatasan Polandia wajib mengakui hubungan tersebut untuk keperluan masuk, dan otoritas Voivodeship harus mengeluarkan kartu tinggal dalam batas waktu yang ditetapkan. Meskipun ada kemungkinan resistensi politik, prosedur pelanggaran Uni Eropa dan potensi sanksi finansial memberikan kekuatan nyata pada putusan ini—dan membuat ketidakpatuhan menjadi mahal bagi pemerintah Polandia.
Sumber: Reuters / Washington Post

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Polandia.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×