
Senator Republik Ted Cruz dan Senator Demokrat Maria Cantwell mengumumkan pada 17 Desember bahwa mereka hampir mendapatkan persetujuan bulat untuk undang-undang yang mewajibkan pemasangan transponder automatic dependent surveillance-broadcast (ADS-B) pada semua helikopter komersial paling lambat tahun 2031. Rancangan undang-undang ini muncul dari kekhawatiran bahwa ketentuan keselamatan sempat dihapus dalam negosiasi akhir Undang-Undang Otorisasi Pertahanan Nasional FY 2026, dan bertujuan menyamakan standar pelacakan helikopter dengan yang sudah diterapkan pada pesawat sayap tetap.
Dalam usulan ini, operator harus melakukan retrofit armada dalam waktu enam tahun, sebuah tenggat yang menurut kelompok penerbangan cukup ketat namun masih bisa dicapai. Aturan ini juga mengarahkan FAA untuk mempelajari koridor penerbangan rendah di area perkotaan, sebagai respons terhadap peningkatan insiden hampir tabrakan antara helikopter tur dan drone di sekitar New York dan Los Angeles.
Bagi tim mobilitas global, undang-undang ini penting karena helikopter menjadi penghubung utama dalam proyek energi, konstruksi, dan bantuan medis di lokasi terpencil di AS. Pelacakan yang lebih baik diharapkan dapat menurunkan premi asuransi dan meningkatkan koordinasi evakuasi medis bagi pekerja ekspatriat yang bertugas di platform lepas pantai atau lokasi ladang angin.
Jika persyaratan ADS-B ini menjadi undang-undang, manajer pengadaan harus memastikan bahwa vendor charter merencanakan peningkatan avionik tepat waktu untuk menghindari celah cakupan. Rancangan undang-undang ini juga membuka potensi pasar layanan ADS-B berbasis satelit, sebuah bidang di mana beberapa start-up luar angkasa AS sudah aktif.
Dalam usulan ini, operator harus melakukan retrofit armada dalam waktu enam tahun, sebuah tenggat yang menurut kelompok penerbangan cukup ketat namun masih bisa dicapai. Aturan ini juga mengarahkan FAA untuk mempelajari koridor penerbangan rendah di area perkotaan, sebagai respons terhadap peningkatan insiden hampir tabrakan antara helikopter tur dan drone di sekitar New York dan Los Angeles.
Bagi tim mobilitas global, undang-undang ini penting karena helikopter menjadi penghubung utama dalam proyek energi, konstruksi, dan bantuan medis di lokasi terpencil di AS. Pelacakan yang lebih baik diharapkan dapat menurunkan premi asuransi dan meningkatkan koordinasi evakuasi medis bagi pekerja ekspatriat yang bertugas di platform lepas pantai atau lokasi ladang angin.
Jika persyaratan ADS-B ini menjadi undang-undang, manajer pengadaan harus memastikan bahwa vendor charter merencanakan peningkatan avionik tepat waktu untuk menghindari celah cakupan. Rancangan undang-undang ini juga membuka potensi pasar layanan ADS-B berbasis satelit, sebuah bidang di mana beberapa start-up luar angkasa AS sudah aktif.
Sumber: Reuters