
Badan Statistik Pusat (CSO) telah merilis Statistik Penerbangan untuk Kuartal 3 tahun 2025 yang menunjukkan lonjakan penumpang sebesar enam persen secara tahunan di lima bandara utama Irlandia. Dari Juli hingga September, sebanyak 13,1 juta penumpang melewati bandara Dublin, Cork, Shannon, Knock, dan Kerry—lebih dari 700.000 penumpang dibandingkan kuartal yang sama tahun 2024. Volume kargo juga meningkat delapan persen, menandakan kebangkitan konektivitas udara yang lebih luas.
Bandara Dublin, yang melayani 10,9 juta penumpang selama periode tersebut, menyumbang 83 persen dari total lalu lintas, dengan rute tersibuk tetap ke London-Heathrow, Amsterdam-Schiphol, dan Manchester. Bandara regional juga mencatat pertumbuhan dua digit, dengan Bandara Knock naik 16 persen secara tahunan. Secara keseluruhan, 33,4 juta penumpang menggunakan bandara-bandara Irlandia dalam sembilan bulan pertama 2025—1,5 juta lebih banyak dibandingkan periode yang sama tahun 2024.
Peningkatan volume ini berarti tekanan lebih besar pada pengawasan perbatasan, pemeriksaan keamanan, dan sumber daya penanganan darat—sebuah tantangan serius menjelang musim Natal tersibuk dalam sejarah negara. Daa menyatakan 95 persen penumpang saat ini dapat melewati pemeriksaan keamanan di Dublin dalam waktu kurang dari 20 menit, berkat pemindai CT generasi terbaru yang memungkinkan cairan dan elektronik tetap berada dalam tas kabin.
Bagi perusahaan yang mengelola perjalanan karyawan, data CSO mengonfirmasi bahwa pilihan penerbangan dan kapasitas kursi sudah kembali ke, atau bahkan melebihi, tingkat sebelum pandemi. Perusahaan disarankan untuk meninjau kembali kontrak maskapai yang telah dinegosiasikan dan mempertimbangkan bandara regional alternatif guna menghindari kemacetan di Dublin. Manajer mobilitas juga harus memperhitungkan kenaikan tarif: maskapai telah memberi sinyal adanya biaya tambahan untuk mengimbangi mandat Bahan Bakar Penerbangan Berkelanjutan yang mulai diberlakukan tahun depan.
Pemulihan lalu lintas yang kuat ini memperkuat argumen daa untuk menghapus batas 32 juta penumpang saat ini di Bandara Dublin dan mempercepat pembangunan terminal ketiga. Keputusan perencanaan Dewan Kabupaten Fingal kini diharapkan keluar awal 2026; sementara itu, penundaan pengadilan tinggi memungkinkan maskapai terus memperluas kapasitas untuk jadwal musim panas 2026.
Bandara Dublin, yang melayani 10,9 juta penumpang selama periode tersebut, menyumbang 83 persen dari total lalu lintas, dengan rute tersibuk tetap ke London-Heathrow, Amsterdam-Schiphol, dan Manchester. Bandara regional juga mencatat pertumbuhan dua digit, dengan Bandara Knock naik 16 persen secara tahunan. Secara keseluruhan, 33,4 juta penumpang menggunakan bandara-bandara Irlandia dalam sembilan bulan pertama 2025—1,5 juta lebih banyak dibandingkan periode yang sama tahun 2024.
Peningkatan volume ini berarti tekanan lebih besar pada pengawasan perbatasan, pemeriksaan keamanan, dan sumber daya penanganan darat—sebuah tantangan serius menjelang musim Natal tersibuk dalam sejarah negara. Daa menyatakan 95 persen penumpang saat ini dapat melewati pemeriksaan keamanan di Dublin dalam waktu kurang dari 20 menit, berkat pemindai CT generasi terbaru yang memungkinkan cairan dan elektronik tetap berada dalam tas kabin.
Bagi perusahaan yang mengelola perjalanan karyawan, data CSO mengonfirmasi bahwa pilihan penerbangan dan kapasitas kursi sudah kembali ke, atau bahkan melebihi, tingkat sebelum pandemi. Perusahaan disarankan untuk meninjau kembali kontrak maskapai yang telah dinegosiasikan dan mempertimbangkan bandara regional alternatif guna menghindari kemacetan di Dublin. Manajer mobilitas juga harus memperhitungkan kenaikan tarif: maskapai telah memberi sinyal adanya biaya tambahan untuk mengimbangi mandat Bahan Bakar Penerbangan Berkelanjutan yang mulai diberlakukan tahun depan.
Pemulihan lalu lintas yang kuat ini memperkuat argumen daa untuk menghapus batas 32 juta penumpang saat ini di Bandara Dublin dan mempercepat pembangunan terminal ketiga. Keputusan perencanaan Dewan Kabupaten Fingal kini diharapkan keluar awal 2026; sementara itu, penundaan pengadilan tinggi memungkinkan maskapai terus memperluas kapasitas untuk jadwal musim panas 2026.
Sumber: Central Statistics Office