
Bandara Internasional Hong Kong (HKIA) mengumumkan bahwa pada tahun kalender 2025, mereka menangani 61 juta pergerakan penumpang, naik 15 persen dibandingkan 2024 dan menjadi hasil penuh pertama sejak sistem landasan ketiga mulai beroperasi. Vivian Cheung, CEO Otoritas Bandara, mengatakan pertumbuhan ini didorong pesat oleh musim Natal, ketika lalu lintas harian melampaui 200.000 penumpang selama delapan hari berturut-turut.
Di balik angka utama tersebut, terjadi kebangkitan tajam dalam mobilitas eksekutif. Otoritas menambahkan 30 destinasi baru—termasuk Abu Dhabi, Brussels, dan Dallas—serta meningkatkan frekuensi pada rute utama seperti London, Singapura, dan New York. Penambahan kursi ini memberikan fleksibilitas jadwal yang lebih besar bagi manajer perjalanan yang sebelumnya kesulitan menemukan ketersediaan tiket pada 2023–24.
Volume kargo juga naik 2,7 persen menjadi 5,07 juta ton, mengembalikan posisi Hong Kong sebagai pusat penumpang dan kargo tersibuk di Asia. Perusahaan yang mengirim komponen bernilai tinggi kini bisa kembali menyinkronkan pengiriman tepat waktu dengan kunjungan troubleshooting di lokasi—kemampuan penting bagi perusahaan elektronik dan ilmu hayat di Kawasan Teluk Besar.
Di darat, HKIA mengapresiasi keberadaan aula bus Terminal 2 dan layanan baru “Park & Fly” yang mempermudah koneksi multimoda ke kota-kota daratan. Tim sumber daya manusia yang mengatur pertemuan satu hari di Shenzhen atau Guangzhou kini dapat mengandalkan transfer dari pinggir jalan ke pinggir jalan dalam 90 menit, sehingga mengurangi biaya harian.
Ke depan, para ahli mobilitas memperkirakan maskapai akan menggunakan pesawat berkapasitas lebih besar dalam jadwal musim panas seiring kembalinya permintaan kelas premium. Perusahaan disarankan mengamankan kesepakatan korporat lebih awal: pemesanan di muka yang dipublikasikan oleh GDS menunjukkan tingkat keterisian kelas bisnis sudah di atas 75 persen untuk konvensi April.
Di balik angka utama tersebut, terjadi kebangkitan tajam dalam mobilitas eksekutif. Otoritas menambahkan 30 destinasi baru—termasuk Abu Dhabi, Brussels, dan Dallas—serta meningkatkan frekuensi pada rute utama seperti London, Singapura, dan New York. Penambahan kursi ini memberikan fleksibilitas jadwal yang lebih besar bagi manajer perjalanan yang sebelumnya kesulitan menemukan ketersediaan tiket pada 2023–24.
Volume kargo juga naik 2,7 persen menjadi 5,07 juta ton, mengembalikan posisi Hong Kong sebagai pusat penumpang dan kargo tersibuk di Asia. Perusahaan yang mengirim komponen bernilai tinggi kini bisa kembali menyinkronkan pengiriman tepat waktu dengan kunjungan troubleshooting di lokasi—kemampuan penting bagi perusahaan elektronik dan ilmu hayat di Kawasan Teluk Besar.
Di darat, HKIA mengapresiasi keberadaan aula bus Terminal 2 dan layanan baru “Park & Fly” yang mempermudah koneksi multimoda ke kota-kota daratan. Tim sumber daya manusia yang mengatur pertemuan satu hari di Shenzhen atau Guangzhou kini dapat mengandalkan transfer dari pinggir jalan ke pinggir jalan dalam 90 menit, sehingga mengurangi biaya harian.
Ke depan, para ahli mobilitas memperkirakan maskapai akan menggunakan pesawat berkapasitas lebih besar dalam jadwal musim panas seiring kembalinya permintaan kelas premium. Perusahaan disarankan mengamankan kesepakatan korporat lebih awal: pemesanan di muka yang dipublikasikan oleh GDS menunjukkan tingkat keterisian kelas bisnis sudah di atas 75 persen untuk konvensi April.
Sumber: South China Morning Post