
Kurang dari 48 jam setelah MTR Corporation Hong Kong membuka pemesanan untuk 16 tujuan baru kereta cepat di Jalur Ekspres Guangzhou-Shenzhen-Hong Kong, hampir semua kursi untuk akhir pekan pra-Tahun Baru Imlek telah habis terjual. Pemeriksaan cepat aplikasi tiket 12306 oleh South China Morning Post menunjukkan bahwa kursi kelas dua, kelas satu, dan bisnis ke 14 dari 16 pemberhentian baru—termasuk Nanjing Selatan, Wuxi Timur, dan Hefei Selatan—sudah menunjukkan status "terjual habis" dari 14 hingga 16 Februari.
Perluasan ini meningkatkan jangkauan Stasiun West Kowloon ke 110 kota di daratan utama, memangkas waktu perjalanan dari ujung ke ujung dan memberikan alternatif kereta bagi pelaku bisnis di selatan yang ingin menghindari kemacetan penerbangan Festival Musim Semi. Misalnya, layanan harian tunggal Hong Kong–Nanjing menempuh jarak 1.450 kilometer dalam tujuh jam dengan harga mulai dari HK $1.028 (sekitar US $132).
Operator kereta mengaitkan penjualan cepat ini dengan permintaan reuni keluarga yang tertunda, tarif yang kompetitif dibandingkan tiket pesawat, serta prosedur imigrasi lintas batas yang mulus yang memungkinkan penumpang melewati pemeriksaan Hong Kong dan daratan utama dalam satu gedung. Perusahaan yang beroperasi di Delta Sungai Yangtze mengatakan kereta langsung ini memberikan staf mereka alternatif hemat waktu dibandingkan penerbangan dengan beberapa segmen melalui Shenzhen atau Shanghai.
Untuk mengatasi lonjakan penumpang, MTR dan China State Railway Group akan menambah kuota tiket berdiri dan membuka kemungkinan penambahan frekuensi perjalanan setelah kereta CRH380J dan jadwal pengemudi dapat disesuaikan. Penumpang disarankan untuk memantau pelepasan tiket larut malam—12306 rutin "mengembalikan" reservasi yang tidak dibayar setelah 30 menit—dan mempertimbangkan rute alternatif melalui hub terdekat seperti Hangzhou Timur.
Dari sudut pandang kebijakan mobilitas, lonjakan ini menegaskan daya saing kereta api yang semakin kuat di koridor jarak kurang dari 1.500 km dan pentingnya integrasi persyaratan tiket elektronik, nama asli, dan deklarasi kesehatan China ke dalam alat pemesanan perusahaan.
Perluasan ini meningkatkan jangkauan Stasiun West Kowloon ke 110 kota di daratan utama, memangkas waktu perjalanan dari ujung ke ujung dan memberikan alternatif kereta bagi pelaku bisnis di selatan yang ingin menghindari kemacetan penerbangan Festival Musim Semi. Misalnya, layanan harian tunggal Hong Kong–Nanjing menempuh jarak 1.450 kilometer dalam tujuh jam dengan harga mulai dari HK $1.028 (sekitar US $132).
Operator kereta mengaitkan penjualan cepat ini dengan permintaan reuni keluarga yang tertunda, tarif yang kompetitif dibandingkan tiket pesawat, serta prosedur imigrasi lintas batas yang mulus yang memungkinkan penumpang melewati pemeriksaan Hong Kong dan daratan utama dalam satu gedung. Perusahaan yang beroperasi di Delta Sungai Yangtze mengatakan kereta langsung ini memberikan staf mereka alternatif hemat waktu dibandingkan penerbangan dengan beberapa segmen melalui Shenzhen atau Shanghai.
Untuk mengatasi lonjakan penumpang, MTR dan China State Railway Group akan menambah kuota tiket berdiri dan membuka kemungkinan penambahan frekuensi perjalanan setelah kereta CRH380J dan jadwal pengemudi dapat disesuaikan. Penumpang disarankan untuk memantau pelepasan tiket larut malam—12306 rutin "mengembalikan" reservasi yang tidak dibayar setelah 30 menit—dan mempertimbangkan rute alternatif melalui hub terdekat seperti Hangzhou Timur.
Dari sudut pandang kebijakan mobilitas, lonjakan ini menegaskan daya saing kereta api yang semakin kuat di koridor jarak kurang dari 1.500 km dan pentingnya integrasi persyaratan tiket elektronik, nama asli, dan deklarasi kesehatan China ke dalam alat pemesanan perusahaan.
Sumber: South China Morning Post