
Operator pelabuhan global DP World mengumumkan pada 22 Juli 2026 kesepakatan konsesi dengan Otoritas Pelabuhan Fujairah untuk mengembangkan Terminal Kontainer & Serbaguna Al Rugaylat serta Terminal Kargo Umum Dibba. Perjanjian selama 50 tahun ini menciptakan pintu gerbang perairan dalam pertama di UEA di Teluk Oman yang mampu menangani kapal kontainer ultra-besar serta menambah kapasitas roll-on/roll-off dan kargo curah yang signifikan. Al Rugaylat akan memiliki dermaga sepanjang 1,2 kilometer dengan kapasitas throughput tahunan 2,5 juta TEU, ditambah 1,7 juta ton kargo umum dan 190.000 unit setara mobil. Terminal Dibba akan menambah kapasitas kargo sebesar 3,6 juta ton. Bersama-sama, kedua terminal ini akan meningkatkan kapasitas kontainer DP World di UEA dari 19,4 juta menjadi hampir 22 juta TEU serta memperluas opsi rute di luar Selat Hormuz—sebuah pertimbangan strategis mengingat kenaikan biaya asuransi terkait konflik baru-baru ini di jalur pelayaran Teluk. Bagi produsen multinasional dan pemasok relokasi, lokasi di pantai timur ini menawarkan jarak laut yang lebih pendek ke Asia Selatan dan menghindari kemacetan di Jebel Ali. Zona logistik yang sedang berkembang di Fujairah juga diperkirakan menyediakan opsi gudang berikat untuk distribusi regional dan penanganan kargo proyek, yang berpotensi mengurangi waktu pengangkutan darat ke zona bebas di Emirates utara. Pembangunan dijadwalkan mulai kuartal pertama 2027, dengan operasi bertahap dimulai pada 2029; DP World akan mengintegrasikan terminal-terminal ini ke dalam platform rantai pasok digital global CARGOES sejak hari pertama. Perusahaan yang sedang menyelesaikan kontrak pengadaan jangka panjang disarankan mempertimbangkan pintu gerbang baru ini dalam desain jaringan pengiriman dan mencatat bahwa insentif penyewa awal kemungkinan akan diumumkan pada paruh kedua 2027. Investasi ini memperkuat tujuan UEA untuk menggandakan perdagangan luar negeri non-minyak menjadi AED 4 triliun pada 2031 dan menyediakan cadangan logistik kemanusiaan serta militer jika ketegangan di Hormuz meningkat.
Sumber: DP World Press Release