
Mulai 22 Juli 2026, semua layanan paspor India, visa, dan legalisasi dokumen di Uni Emirat Arab akan dialihkan melalui 16 Pusat Aplikasi Konsuler India (ICAC) baru yang dioperasikan oleh Al Hind Tours & Travels. Perubahan ini terjadi setelah beberapa bulan sengketa tender di India yang menyebabkan Pengadilan Tinggi Delhi membatalkan penunjukan outsourcing sebelumnya; kemudian Mahkamah Agung memberikan jangka waktu sementara tiga bulan kepada Kementerian Luar Negeri India untuk menjaga kelancaran layanan sambil menyiapkan tender baru. Pusat-pusat Al Hind—enam di Abu Dhabi, empat di Dubai, dan sisanya tersebar di Sharjah, Ajman, Ras Al Khaimah, Fujairah, dan Umm Al Quwain—dapat memproses lebih dari 8.000 aplikasi per hari, menurut pejabat perusahaan. Jam operasionalnya adalah pukul 08:00-18:00, dengan opsi janji temu dan layanan walk-in terbatas. Biaya sekarang sebesar AED 19 (sekitar US$5,20) per aplikasi, sudah termasuk PPN, ditambah biaya resmi Pemerintah India yang mulai berlaku sejak 1 Juli. Perubahan ini sangat penting bagi mobilitas India-UAE. Sekitar 3,5 juta warga India tinggal dan bekerja di Emirat, banyak di antaranya dengan kontrak kerja jangka pendek yang memerlukan pembaruan paspor dan sertifikat kelakuan baik secara rutin. Selama Juli, para pemohon harus antre berjam-jam di kedutaan India di Abu Dhabi dan konsulat di Dubai setelah vendor sebelumnya berhenti menerima berkas. Umpan balik awal dari pengguna sistem baru menunjukkan waktu proses di loket rata-rata turun menjadi kurang dari 30 menit. Bagi manajer mobilitas global, pesan ini memiliki dua sisi. Di satu sisi, model vendor tunggal memudahkan pemesanan janji dan pelacakan status melalui portal baru (consularsevainuae.com). Namun di sisi lain, perubahan kontrak lain bisa terjadi saat Kementerian Luar Negeri menyelesaikan tender baru musim gugur ini. Oleh karena itu, perusahaan disarankan untuk memverifikasi jadwal dokumen perjalanan bagi karyawan yang ditugaskan di UAE dan menyiapkan rencana cadangan. Al Hind juga berencana memperkenalkan kios swalayan digital dan jalur khusus korporat akhir tahun ini, langkah yang dapat semakin memperlancar pengajuan volume besar dari perusahaan ekspatriat dan penyedia relokasi.
Sumber: The National (UAE)