1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. India
  4. /
  5. Kabut tebal dan udara beracun menghambat mobilitas di Delhi; maskapai dan bandara keluarkan peringatan darurat

Kabut tebal dan udara beracun menghambat mobilitas di Delhi; maskapai dan bandara keluarkan peringatan darurat

Jan 19, 2026
·
Kabut tebal dan udara beracun menghambat mobilitas di Delhi; maskapai dan bandara keluarkan peringatan darurat
Para pelancong yang menggunakan pusat penerbangan tersibuk di India tengah menghadapi tantangan ganda berupa kualitas udara yang berbahaya dan jarak pandang yang hampir nol. Pada pukul 06:00 IST tanggal 18 Januari 2026, Bandara Internasional Indira Gandhi Delhi (DEL) mengaktifkan Prosedur Jarak Pandang Rendah setelah Indeks Kualitas Udara kota mencapai angka ‘parah’ 440—pembacaan terburuk untuk bulan Januari dalam dua tahun terakhir—dan kabut di permukaan tanah mengurangi jarak pandang landasan di bawah 125 meter.

Maskapai IndiGo dan Air India segera mengeluarkan pengumuman melalui media sosial dan situs web, mengimbau penumpang untuk memantau status penerbangan dan datang lebih awal. Maskapai memperingatkan bahwa keterlambatan yang terjadi bisa berdampak berantai di seluruh jaringan nasional karena rotasi kru dan pesawat dimulai atau berakhir di Delhi. Bandara Delhi juga mengeluarkan advis penumpang, meminta para pelancong untuk mengalokasikan waktu transit tambahan dan menyediakan pelacak operasi musim dingin secara real-time.

Kabut tebal dan udara beracun menghambat mobilitas di Delhi; maskapai dan bandara keluarkan peringatan darurat


Badan Meteorologi India memperkirakan kabut akan bertahan hingga dini hari 19 Januari karena periode kering yang berkepanjangan, angin yang tenang, dan emisi kendaraan yang menjebak polutan di wilayah Ibu Kota Nasional. Lembaga pemikir di Council on Energy, Environment and Water memperkirakan bahwa transportasi menyumbang 12,5% dari beban partikel di Delhi—sebuah pengingat nyata bahwa mobilitas tidak hanya terdampak oleh, tetapi juga memperparah krisis polusi.

Bagi manajer mobilitas bisnis, dampak operasionalnya langsung terasa: lebih dari 500 penerbangan tertunda pada 18 Januari dan layanan kereta api melaporkan keterlambatan hingga delapan jam. Perusahaan yang memiliki perpindahan karyawan atau kargo penting yang melewati Delhi disarankan untuk menyiapkan waktu cadangan, mempertimbangkan rute alternatif melalui Mumbai, Bengaluru, atau Hyderabad, serta mengingatkan pelancong bahwa kabut dapat menyebabkan penutupan landasan secara mendadak hingga tengah hari.

Ke depan, kejadian ini menegaskan pentingnya perencanaan terpadu antara kualitas udara dan transportasi. Para pemangku kepentingan mendesak DGCA untuk segera merampungkan kerangka kerja pendaratan instrumen ‘Kategori III-C’ yang sudah lama tertunda, yang memungkinkan pendaratan dengan jarak pandang serendah 50 meter—teknologi yang sudah umum di pusat-pusat penerbangan besar Eropa. Sampai saat itu, musim kabut tahunan di India Utara akan terus menjadi pengganggu tetap alur mobilitas global.
Sumber: Financial Express & Times of India

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk India.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×