
Maskapai berbiaya rendah flydubai telah mengeluarkan buletin operasional yang mengonfirmasi bahwa semua penerbangan Dubai–Riyadh akan dipindahkan dari Terminal 3 ke Terminal 5 yang baru di Bandara Internasional King Khalid (RUH) mulai 25 Februari 2026. Pemberitahuan yang diterbitkan pada 13 Februari pukul 14:31 GST ini menyatakan bahwa penerbangan FZ 849/850 akan menjadi yang pertama menggunakan fasilitas baru, sementara FZ 843/844 akan menjadi penerbangan terakhir yang berangkat dari terminal lama pada hari yang sama. (flydubai.com)
Terminal 5 dirancang untuk menampung 12 juta penumpang per tahun dan dilengkapi dengan gerbang biometrik, 30 kios swalayan, serta dermaga khusus untuk maskapai berbiaya rendah—sejalan dengan visi Saudi Arabia 2030 yang menargetkan penanganan 330 juta penumpang setiap tahun. Perpindahan ini memberikan flydubai lebih banyak gerbang saat gelombang keberangkatan malam yang sibuk di Riyadh dan memperbaiki waktu koneksi minimum bagi penumpang yang melanjutkan penerbangan dengan layanan interline Saudia-flydubai.
Bagi perusahaan yang berbasis di UAE, perubahan ini berdampak signifikan secara operasional: waktu transfer di dalam RUH akan berubah, penyedia transportasi darat perlu mengurus izin akses baru, dan sistem duty-of-care harus memperbarui informasi terminal di aplikasi pelacakan penumpang. Karyawan dengan disabilitas fisik dapat menikmati jarak berjalan yang lebih pendek berkat tata letak Terminal 5 yang kompak, namun penumpang kelas premium akan kehilangan akses lounge bersama sampai lounge mitra Emirates dibuka nanti tahun ini.
Pengirim kargo yang menggunakan produk kargo bagasi flydubai harus memperhatikan perubahan gerbang drop-off, sementara manajer perjalanan perlu mengingatkan staf bahwa tanda titik pertemuan lama di Riyadh mungkin masih menunjukkan Terminal 3 selama beberapa minggu ke depan.
Perubahan ini juga menandai meningkatnya persaingan di koridor Dubai–Riyadh, seiring persiapan armada berbiaya rendah Saudia, flyadeal, untuk memasuki pasar; penempatan di terminal khusus LCC ini diharapkan membantu flydubai mempertahankan pangsa pasar.
Terminal 5 dirancang untuk menampung 12 juta penumpang per tahun dan dilengkapi dengan gerbang biometrik, 30 kios swalayan, serta dermaga khusus untuk maskapai berbiaya rendah—sejalan dengan visi Saudi Arabia 2030 yang menargetkan penanganan 330 juta penumpang setiap tahun. Perpindahan ini memberikan flydubai lebih banyak gerbang saat gelombang keberangkatan malam yang sibuk di Riyadh dan memperbaiki waktu koneksi minimum bagi penumpang yang melanjutkan penerbangan dengan layanan interline Saudia-flydubai.
Bagi perusahaan yang berbasis di UAE, perubahan ini berdampak signifikan secara operasional: waktu transfer di dalam RUH akan berubah, penyedia transportasi darat perlu mengurus izin akses baru, dan sistem duty-of-care harus memperbarui informasi terminal di aplikasi pelacakan penumpang. Karyawan dengan disabilitas fisik dapat menikmati jarak berjalan yang lebih pendek berkat tata letak Terminal 5 yang kompak, namun penumpang kelas premium akan kehilangan akses lounge bersama sampai lounge mitra Emirates dibuka nanti tahun ini.
Pengirim kargo yang menggunakan produk kargo bagasi flydubai harus memperhatikan perubahan gerbang drop-off, sementara manajer perjalanan perlu mengingatkan staf bahwa tanda titik pertemuan lama di Riyadh mungkin masih menunjukkan Terminal 3 selama beberapa minggu ke depan.
Perubahan ini juga menandai meningkatnya persaingan di koridor Dubai–Riyadh, seiring persiapan armada berbiaya rendah Saudia, flyadeal, untuk memasuki pasar; penempatan di terminal khusus LCC ini diharapkan membantu flydubai mempertahankan pangsa pasar.
Sumber: flydubai Operational Updates