
Sebagai tanda betapa cepatnya lanskap keamanan dapat berubah, Otoritas Penerbangan Sipil Umum UAE dengan bangga mengumumkan pada 5 Mei pukul 12:18 GST bahwa semua pembatasan penerbangan yang tersisa akibat konflik AS–Iran telah dicabut, mengembalikan salah satu koridor transit tersibuk di dunia. Analis penerbangan memprediksi kapasitas kursi akan pulih secara bertahap pada Mei, dengan maskapai Teluk sudah menawarkan diskon tiket agresif untuk menarik kembali lalu lintas transit. Data OAG menunjukkan kapasitas yang direncanakan pada Mei masih 34,7 persen lebih rendah dari baseline Februari, namun tren menunjukkan kenaikan. Namun, kurang dari sembilan jam kemudian, rudal Iran memaksa GCAA mengeluarkan NOTAM baru yang menutup kembali sebagian FIR (lihat cerita 1). Perubahan mendadak ini menyoroti ketidakpastian operasional yang kini dihadapi maskapai. Emirates berencana mengembalikan rotasi harian kedua A380 ke Sydney dan melanjutkan layanan musiman ke Phuket; rencana ini kembali tertunda. Maskapai asing, beberapa di antaranya baru saja memulai kembali transit di Dubai, harus memutuskan apakah mempertahankan jadwal baru atau menunggu hasil tinjauan keamanan terbaru. Tim perjalanan korporat pun harus menyeimbangkan jadwal maskapai yang optimis dengan profil risiko yang berubah cepat. Para ahli kebijakan perjalanan menyarankan untuk memesan tiket dengan fleksibilitas penuh dan memantau feed NOTAM daripada hanya mengandalkan ketersediaan di GDS. Bagi perencana mobilitas, kejadian ini menjadi pengingat untuk membuat rencana perjalanan dan alur persetujuan korporat yang elastis dan dapat beradaptasi dalam hitungan jam.
Sumber: TTG Asia
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Uni Emirat Arab.Lebih Banyak Dari Uni Emirat Arab
Lihat semua
UAE Tutup Sebagian Ruang Udara dan Alihkan Penerbangan Setelah Serangan Rudal Iran Terbaru
UAE Luncurkan Sistem AI Agentik untuk Mempercepat Keputusan Izin Kerja dan Menarik Talenta Global