
Rencana jangka panjang untuk mengubah Dubai World Central (Bandara Internasional Al Maktoum) menjadi super-hub dengan kapasitas 260 juta penumpang mencapai langkah konkret pada 7 Mei ketika kepala Bandara Dubai, Paul Griffiths, mengungkapkan bahwa terminal fase dua bandara ini akan dilengkapi dengan stasiun di jaringan kereta nasional Etihad Rail. Jalur kereta ini akan menghubungkan terminal baru dengan Abu Dhabi, Sharjah, dan emirat lainnya, memangkas waktu perjalanan darat dan mengurangi ketergantungan pada transportasi jalan raya. Selain itu, direncanakan juga layanan Airport Express dan Jalur Emas Dubai Metro, menciptakan jaringan multimoda yang menurut perencana sangat penting agar DWC dapat menangani lalu lintas jarak jauh yang saat ini dilayani oleh DXB. Bagi perencana mobilitas, pengembangan ini berarti penumpang masa depan dapat mencapai bandara dari pusat kota Dubai dalam waktu kurang dari 25 menit dan dari Abu Dhabi dalam waktu sekitar 50 menit, membuka opsi baru untuk rute perjalanan yang aman dan perjalanan akhir pekan yang lebih hemat biaya. Operator kargo dan logistik juga mengantisipasi integrasi udara-laut-kereta yang lebih lancar di sekitar pelabuhan Jebel Ali. Pembangunan Jalur Emas sepanjang 42 kilometer akan dimulai tahun depan, dengan kedua proyek kereta dijadwalkan beroperasi bersamaan dengan pembukaan terminal pertama DWC pada tahun 2032. Meski terjadi guncangan keamanan regional baru-baru ini, Griffiths menegaskan bahwa pendanaan dan jadwal tetap berjalan sesuai rencana.
Sumber: The National
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Uni Emirat Arab.Lebih Banyak Dari Uni Emirat Arab
Lihat semua
Bandara Internasional Zayed Abu Dhabi Terapkan Biometrik Menyeluruh, Waktu Tunggu Imigrasi Dipangkas 70 Persen
Inggris Tetap Berlakukan Peringatan ‘Hindari Perjalanan Tidak Penting’ ke UAE, Picu Masalah Asuransi