
China Eastern Airlines telah mengaktifkan kembali layanan penerbangan langsung antara Shanghai Pudong dan Stockholm Arlanda setelah dihentikan selama enam tahun akibat pandemi dan pembatasan slot bilateral. Penerbangan perdana MU289 berangkat dari Pudong pada 22 Juni 2026 dengan semua kursi terisi penuh dan tiba di ibu kota Swedia 11½ jam kemudian. Rute ini akan beroperasi tiga kali seminggu (Senin, Kamis, Sabtu) menggunakan pesawat Airbus A330-200 kelas dua, menyediakan 2.400 kursi dan sekitar 140 ton kapasitas kargo perut mingguan setiap arah. Penerbangan kembali MU290 berangkat dari Stockholm pukul 22:40 dan tiba di Shanghai pada sore hari.
Relevansi pasar: Swedia menjadi tuan rumah lebih dari 600 perusahaan dengan investasi China di bidang teknologi hijau, otomotif, dan telekomunikasi. Sebelum 2020, rute ini melayani 70% penumpang bisnis di kelas premium, banyak di antaranya terkait dengan kemitraan 5G Ericsson–China Mobile dan pusat R&D Volvo di Jiading. Pengirim kargo juga menyambut opsi lebih cepat untuk pengiriman farmasi bernilai tinggi dan barang e-commerce yang sebelumnya harus transit melalui Frankfurt atau Doha.
Peningkatan konektivitas: Penumpang dari Eropa Utara kini dapat mencapai 50 kota di China dalam waktu empat jam berkat jadwal keberangkatan terkoordinasi di Pudong. Demikian pula, wisatawan China mendapatkan akses langsung ke musim dingin Lapland tanpa perlu ganti pesawat.
Pandangan strategis: China Eastern menyatakan bahwa pengaktifan kembali rute ini merupakan bagian dari dorongan lebih luas ke Skandinavia; Copenhagen dan Oslo sedang dievaluasi untuk 2027 tergantung pada pengiriman pesawat dan negosiasi ASA. Bagi manajer mobilitas, rute langsung ini mengurangi waktu perjalanan 3–5 jam dibandingkan rute dengan satu kali transit dan berpotensi memenuhi syarat untuk kredit pengurangan karbon di bawah beberapa kebijakan perjalanan korporat Eropa.
Relevansi pasar: Swedia menjadi tuan rumah lebih dari 600 perusahaan dengan investasi China di bidang teknologi hijau, otomotif, dan telekomunikasi. Sebelum 2020, rute ini melayani 70% penumpang bisnis di kelas premium, banyak di antaranya terkait dengan kemitraan 5G Ericsson–China Mobile dan pusat R&D Volvo di Jiading. Pengirim kargo juga menyambut opsi lebih cepat untuk pengiriman farmasi bernilai tinggi dan barang e-commerce yang sebelumnya harus transit melalui Frankfurt atau Doha.
Peningkatan konektivitas: Penumpang dari Eropa Utara kini dapat mencapai 50 kota di China dalam waktu empat jam berkat jadwal keberangkatan terkoordinasi di Pudong. Demikian pula, wisatawan China mendapatkan akses langsung ke musim dingin Lapland tanpa perlu ganti pesawat.
Pandangan strategis: China Eastern menyatakan bahwa pengaktifan kembali rute ini merupakan bagian dari dorongan lebih luas ke Skandinavia; Copenhagen dan Oslo sedang dievaluasi untuk 2027 tergantung pada pengiriman pesawat dan negosiasi ASA. Bagi manajer mobilitas, rute langsung ini mengurangi waktu perjalanan 3–5 jam dibandingkan rute dengan satu kali transit dan berpotensi memenuhi syarat untuk kredit pengurangan karbon di bawah beberapa kebijakan perjalanan korporat Eropa.
Sumber: Aviation24.be