1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Irlandia
  4. /
  5. Data Terbaru CSO Menunjukkan 84.739 Penerima Perlindungan Sementara Ukraina Masih Aktif di Irlandia

Data Terbaru CSO Menunjukkan 84.739 Penerima Perlindungan Sementara Ukraina Masih Aktif di Irlandia

Jul 8, 2026
·
Data Terbaru CSO Menunjukkan 84.739 Penerima Perlindungan Sementara Ukraina Masih Aktif di Irlandia
Biro Statistik Pusat Irlandia (CSO) hari ini merilis “Kedatangan dari Ukraina di Irlandia – Seri 19”, sebuah bulletin statistik eksperimental yang mengulas secara mendalam berapa banyak orang yang melarikan diri dari invasi besar-besaran Rusia yang masih tinggal di negara ini dan bagaimana mereka berintegrasi. Berdasarkan data administratif tentang kesejahteraan sosial, perpajakan, dan aktivitas pendidikan, para ahli statistik memperkirakan bahwa dari 122.636 Nomor Layanan Publik Pribadi (PPSN) yang diterbitkan untuk warga Ukraina sejak Maret 2022, sebanyak 84.739 masih ‘aktif’ di negara ini pada 23 Juni 2026.

Analisis demografis menunjukkan bahwa perempuan berusia 20 tahun ke atas menyumbang 45% dari kedatangan terbaru, laki-laki 20%, dan anak-anak/remaja di bawah 20 tahun sebesar 26%. Partisipasi di pasar kerja terus meningkat: pada Mei 2026, sebanyak 31.069 pendatang memperoleh penghasilan dengan rata-rata gaji mingguan €573, sementara sektor akomodasi dan layanan makanan tetap menjadi yang terbesar (23%). Lebih dari separuh (55.350) telah mengikuti acara pencarian kerja yang diselenggarakan oleh Intreo, dan 58% dari mereka yang memiliki kualifikasi tercatat memegang gelar NFQ Level 7 atau lebih tinggi — sebuah sumber bakat yang sudah dimanfaatkan oleh perusahaan multinasional untuk dukungan bahasa dan keterampilan TI.

Data Terbaru CSO Menunjukkan 84.739 Penerima Perlindungan Sementara Ukraina Masih Aktif di Irlandia


Hambatan bahasa masih menjadi tantangan: 52% peserta acara Intreo menyebut kemampuan bahasa Inggris sebagai kendala terbesar mereka, sehingga menyoroti pentingnya kelas bahasa yang didanai oleh pemberi kerja dan kredit pajak yang baru ditingkatkan oleh Revenue untuk pelatihan terkait pekerjaan. Partisipasi pendidikan juga kuat; 10.988 orang dewasa terdaftar dalam kursus pendidikan lanjutan (70% dalam bahasa Inggris), sementara data dari Departemen Pendidikan menunjukkan lebih dari 18.000 siswa Ukraina kini bersekolah di Irlandia.

Dari perspektif mobilitas global, angka-angka ini menegaskan pentingnya program jembatan bagi perusahaan yang mempekerjakan profesional yang terdampak pengungsian. Tim HR disarankan meninjau jalur cepat Trusted Partner dari Departemen Perusahaan, Perdagangan & Ketenagakerjaan, yang telah mengeluarkan 2.350 Izin Kerja Umum untuk warga Ukraina tahun ini, serta memastikan kebijakan relokasi mencakup insentif sewa kamar dari Layanan Akomodasi Perlindungan Internasional (IPAS) yang memungkinkan staf menampung pengungsi tanpa pajak.

Bulletin ini juga menjadi pengingat tepat waktu bahwa infrastruktur perumahan dan pendidikan Irlandia masih mengalami tekanan. Dengan 69% pemegang PPSN masih berada di sini, permintaan layanan perlindungan sosial akan tetap tinggi. Pemberi kerja yang memindahkan staf ke Irlandia dalam 12 bulan ke depan harus mempertimbangkan potensi keterlambatan dalam pengurusan PPSN, pencarian tempat tinggal, dan tempat sekolah dalam jadwal penugasan, terutama di luar Dublin di mana kedatangan semakin terkonsentrasi (terutama di Kota Galway dan Kerry).
Sumber: Central Statistics Office (Ireland)

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Irlandia.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×