1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. India
  4. /
  5. VFS Hentikan Pengajuan Visa dan Paspor India di Australia Setelah Sengketa Tender

VFS Hentikan Pengajuan Visa dan Paspor India di Australia Setelah Sengketa Tender

Jul 21, 2026
·
VFS Hentikan Pengajuan Visa dan Paspor India di Australia Setelah Sengketa Tender
Warga Australia yang mengajukan paspor, visa, atau surat keterangan kepolisian India kini menghadapi ketidakpastian setelah VFS Global, mitra outsourcing lama India, menghentikan penerimaan aplikasi baru mulai 1 Juli 2026. Penangguhan ini menyusul pembatalan tender outsourcing multi-misi oleh Pengadilan Tinggi Delhi dan berakhirnya kontrak VFS untuk Australia, Kuwait, dan UAE. Bloomberg dan The Economic Times melaporkan ribuan pemohon tidak bisa mengajukan dokumen di Sydney, Melbourne, Perth, dan Brisbane. Beberapa yang menghadapi tenggat perjalanan atau imigrasi mendesak memilih terbang langsung ke India untuk menyelesaikan proses, mengubah kunjungan pusat yang biasanya dua jam menjadi perjalanan internasional berhari-hari dengan biaya besar. Tim mobilitas korporat menyatakan keterlambatan surat keterangan kepolisian sudah mengancam undangan residensi permanen Australia yang hanya berlaku 60 hari. Hingga Kementerian Luar Negeri India menunjuk vendor baru—proses yang bisa memakan waktu tiga bulan atau lebih—hanya layanan darurat walk-in yang dilayani di Komisi Tinggi India di Canberra, dan itu pun terbatas pada situasi darurat nyawa, sehingga pemohon visa pelajar dan pelancong bisnis rutin terhambat. Perusahaan yang berencana memindahkan tenaga kerja India ke Australia atau mengirim warga Australia ke India untuk tugas kerja jangka pendek harus menyiapkan tambahan waktu minimal empat minggu untuk pengurusan dokumen dan mempertimbangkan penjadwalan ulang proyek. Kasus ini menyoroti risiko operasional model vendor tunggal untuk pasar ekspatriat besar. Para ahli berpendapat India perlu melisensikan beberapa penyedia layanan di negara-negara utama—seperti yang dilakukan Inggris—untuk menjamin redundansi dan persaingan. Sementara itu, manajer mobilitas disarankan memantau pengumuman misi setiap hari, menyimpan salinan digital dokumen karyawan untuk mempercepat pengajuan saat layanan kembali, dan jika memungkinkan mengajukan Visa-on-Arrival elektronik atau e-Visa untuk kategori yang masih bisa diproses. Dalam jangka panjang, gangguan ini bisa mempercepat pergeseran India ke platform konsuler digital penuh, mengurangi ketergantungan pada pusat outsourcing fisik, dan menciptakan ekosistem yang lebih tangguh bagi diaspora global India yang terus berkembang.
Sumber: The Economic Times (Bloomberg syndication)

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk India.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×