
Maskapai China Southern Airlines yang berbasis di Guangzhou resmi mengoperasikan pesawat COMAC C919 keduabelas pada 21 Juli, dengan nomor ekor B-659G yang mendarat di Bandara Internasional Baiyun. Pesawat ini menjadi C919 pertama yang bergabung dengan armada selama puncak perjalanan musim panas 2026 dan merupakan bagian dari rencana China Southern untuk mengoperasikan sub-armada C919 sebanyak 24 unit pada tahun 2027. Penambahan pesawat ini memungkinkan China Southern meningkatkan kapasitas tiga rute bisnis utama—Guangzhou–Chengdu, Guangzhou–Xi’an, dan Guangzhou–Beijing Daxing—sehingga pesawat A321neo dapat dialihkan untuk ekspansi internasional akhir tahun ini. Bagi program perjalanan korporat, ini berarti tambahan 4.900 kursi mingguan di beberapa rute tersibuk di China, membantu menjaga tarif tetap stabil meski permintaan melonjak. Pengoperasian pesawat ini juga mendukung komitmen maskapai dalam pengurangan emisi karbon; data COMAC menunjukkan C919 mengonsumsi bahan bakar 12 persen lebih efisien dibanding model generasi saat ini berkat mesin LEAP-1C dan sistem fly-by-wire. Divisi teknik China Southern telah membentuk unit pemeliharaan lini khusus untuk C919, menandakan kepercayaan pada keandalan pesawat seiring bertambahnya jam terbang armada. Koordinator mobilitas disarankan memperbarui pembatasan tipe pesawat dalam sistem manajemen keselamatan jika organisasi mereka membedakan antara tipe pesawat asal China dan Barat.
Sumber: Yicai / CCTV News
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Republik Rakyat Cina.Lebih Banyak Dari Republik Rakyat Cina
Lihat semua
Bandara Shanghai Pudong menjadi pos pemeriksaan daratan utama pertama yang melampaui 20 juta penumpang lintas batas pada tahun 2026
Penerbangan Langsung Shanghai–Dublin Dimulai, Perkuat Hubungan Bisnis Tiongkok-Irlandia