1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. India
  4. /
  5. India memanggil duta besar Rusia setelah serangan terhadap MV Golden Leo yang menewaskan empat pelaut India

India memanggil duta besar Rusia setelah serangan terhadap MV Golden Leo yang menewaskan empat pelaut India

Jul 22, 2026
·
India memanggil duta besar Rusia setelah serangan terhadap MV Golden Leo yang menewaskan empat pelaut India
Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) memanggil Chargé d’Affaires Rusia, Vladimir Ladanov, pada 21 Juli 2026 untuk menyampaikan protes atas serangan rudal pada 19 Juli terhadap kapal MV Golden Leo berbendera Liberia di Teluk Oman. Serangan yang menurut sumber angkatan laut Barat dilakukan oleh drone nakal yang beroperasi dari Yaman ini menewaskan empat awak kapal asal India dan melukai tujuh lainnya. India menuntut agar Moskow menggunakan pengaruhnya terhadap aktor regional guna mencegah serangan lebih lanjut terhadap kapal dagang, mengingat 17 persen hari kerja pelaut India tercatat di kapal yang melintasi Selat Hormuz. Insiden ini kembali memicu kekhawatiran perusahaan terkait tanggung jawab perlindungan bagi warga India yang bekerja di kapal dagang di zona konflik Timur Tengah. Manajer kapal seperti Maersk dan MSC sudah mengalihkan beberapa pelayaran melewati Tanjung Harapan, menambah waktu perjalanan 12–14 hari serta biaya bahan bakar yang signifikan. Perusahaan yang mengekspor barang sensitif waktu—mulai dari farmasi hingga suku cadang otomotif—harus mempertimbangkan tarif angkut yang lebih tinggi demi keselamatan karyawan. Asuransi maritim menaikkan premi risiko perang untuk kapal berawak India hingga 30 basis poin sejak serangan tersebut. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut diperkirakan akan mengeluarkan surat edaran baru yang memperbarui protokol Izin Cuti Pantai dan pergantian kru di pelabuhan India, termasuk dukungan konseling dan kesehatan mental bagi kru yang kembali. Pengusaha diimbau menyiapkan dokumen evakuasi darurat dan klaim asuransi sesuai pedoman Maritime Labour Convention (MLC). Intinya: Tragedi Golden Leo menyoroti meningkatnya risiko keamanan maritim yang langsung berdampak pada 250.000 pelaut India serta rantai pasok global yang bergantung pada mereka. Manajer mobilitas dan risiko di sektor pelayaran, minyak & gas, serta logistik proyek harus segera meninjau ulang protokol tanggap krisis mereka.
Sumber: Akashvani News

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk India.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×