
Empat hari setelah dibuka untuk kendaraan, Jembatan Internasional Gordie Howe yang menghubungkan Windsor, Ontario dan Detroit, Michigan sudah mulai mengubah arus mobilitas lintas batas. Data lalu lintas dari media sosial yang dipublikasikan pada 31 Juli menunjukkan sekitar 7.500 kendaraan—sekitar 60% di antaranya truk komersial—melewati jembatan ini dalam 12 jam pertama operasionalnya. Para komuter melaporkan penghematan waktu hingga tiga jam dibandingkan dengan Jembatan Ambassador yang sudah tua dan sering macet. Agen bea cukai mengonfirmasi bahwa banyak pengirim barang otomotif dan produk pertanian telah mengajukan ulang entri PARS/PAPS mereka untuk menggunakan kode pelabuhan baru. Jalur khusus FAST/NEXUS dan fasilitas CBSA modern di jembatan ini dirancang untuk memproses hingga 6.000 truk per hari setelah masa peningkatan kapasitas selesai, mengurangi kemacetan kritis bagi rantai pasok just-in-time Kanada-AS yang bernilai lebih dari C$450 juta per hari. Struktur kabel sepanjang 2,5 kilometer ini menelan biaya C$6,4 miliar dari uang pajak warga Kanada, namun Ottawa berharap pengembalian investasi melalui pendapatan tol dan peningkatan produktivitas. Jalur pejalan kaki dan sepeda dijadwalkan dibuka pada 5 Agustus, memberikan opsi transportasi aktif yang langka melintasi perbatasan internasional. Bagi perencana mobilitas perusahaan, pelajaran langsungnya adalah bahwa rute Windsor–Detroit kini memiliki alternatif. Perusahaan disarankan memperbarui kebijakan perjalanan dan template rute GPS, serta menginstruksikan pengemudi untuk membandingkan waktu tunggu real-time yang dipublikasikan oleh CBSA dan CBP AS sebelum memilih jalur penyeberangan. Cerita awal juga menunjukkan bahwa petugas bea cukai AS melakukan pemeriksaan pertanian yang lebih ketat di pelabuhan baru, sehingga pengemudi harus memastikan manifest akurat untuk menghindari pemeriksaan lanjutan. Dalam jangka panjang, analis memprediksi tarif tol Jembatan Ambassador akan turun agar tetap kompetitif, yang berpotensi menghemat jutaan bagi eksportir. Namun, tantangan hukum terkait kesepakatan pembagian pendapatan AS masih belum terselesaikan, sehingga tata kelola koridor baru ini bisa berubah dalam setahun ke depan.