
Pada perayaan ulang tahun ke-80 Cathay Pacific pada 18 September, Sekretaris Keuangan Hong Kong, Paul Chan, mendorong maskapai tersebut untuk mempercepat ekspansi jaringan dan menjaga harga yang kompetitif, seiring upaya kota ini memperkuat perannya sebagai pusat penerbangan internasional di bawah Rencana Lima Tahun ke-15 China. Dalam pertemuan dengan Ketua Grup Cathay, Guy Bradley, dan CEO Ronald Lam, Chan menyatakan bahwa setiap rute baru “mendorong perdagangan, investasi, dan peluang ekonomi” bagi Hong Kong. Chan menyoroti landasan pacu ketiga yang baru—yang sudah beroperasi sejak 2024—sebagai kapasitas yang cukup untuk pertumbuhan. Ia mengungkapkan bahwa pemerintah tengah aktif bernegosiasi untuk menambah perjanjian layanan udara dengan wilayah Timur Tengah, Asia Tengah, Afrika, dan Amerika Selatan. Pernyataan ini muncul beberapa hari setelah Cathay mengonfirmasi peluncuran layanan Hong Kong–Almaty pada Januari 2027 dan peningkatan frekuensi penerbangan ke Madrid menjadi harian mulai akhir Oktober. Bagi manajer mobilitas korporat, jaringan yang lebih luas dapat menurunkan biaya relokasi dan memperpendek waktu persiapan penugasan, terutama untuk destinasi Jalur Sutra yang masih memerlukan beberapa kali transit. Harga yang kompetitif juga akan mengurangi anggaran perjalanan bagi perusahaan multinasional yang menempatkan tim regional di Hong Kong. Cathay berencana menambah 150 pesawat baru dan mencapai 150 destinasi dalam satu dekade, tergantung kondisi pasar. Para analis mencatat bahwa inisiatif menarik talenta yang diumumkan dalam Rencana Lima Tahun baru Hong Kong—seperti visa pelatihan jangka pendek yang akan datang—hanya akan berhasil jika konektivitas penerbangan terus berkembang. Dorongan terbuka dari Chan menunjukkan bahwa portofolio transportasi tetap erat kaitannya dengan strategi ekonomi dan mobilitas kota secara keseluruhan.