1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Republik Rakyat Cina
  4. /
  5. China memberlakukan batas gaji minimum yang lebih ketat untuk izin kerja Kategori A & B bagi tenaga kerja asing

China memberlakukan batas gaji minimum yang lebih ketat untuk izin kerja Kategori A & B bagi tenaga kerja asing

Feb 13, 2026
·
China memberlakukan batas gaji minimum yang lebih ketat untuk izin kerja Kategori A & B bagi tenaga kerja asing
Administrasi Imigrasi Nasional China (NIA) telah menginstruksikan Biro Ahli Asing setempat untuk kembali menerapkan secara penuh ambang batas gaji sebagai syarat masuk bagi tenaga kerja asing, mengakhiri kelonggaran selama masa pandemi yang sebelumnya berlaku di banyak kota.

Perubahan ini, yang mulai berlaku setelah pembaruan sistem nasional pada 5 Februari 2026, mengharuskan perusahaan membuktikan bahwa pelamar Kategori A memiliki penghasilan minimal enam kali lipat, dan pelamar Kategori B minimal empat kali lipat, dari rata-rata upah sosial bulanan lokal. Di Beijing, ini berarti gaji minimum bulanan sebesar RMB 71.622 untuk Kategori A dan RMB 47.748 untuk Kategori B; di Shanghai, masing-masing RMB 74.604 dan RMB 49.736. Aplikasi yang kurang beberapa yuan saja akan otomatis ditolak oleh portal online.

China memberlakukan batas gaji minimum yang lebih ketat untuk izin kerja Kategori A & B bagi tenaga kerja asing


Meskipun aturan penggandaan ini sudah ada sejak 2017, pelaksanaannya dilonggarkan selama pandemi COVID-19 agar perusahaan bisa mempertahankan ekspatriat kunci yang gajinya sempat turun di bawah standar. Konsultan sumber daya manusia melaporkan bahwa sejak awal Februari, tingkat penolakan untuk perpanjangan yang tidak memenuhi ambang batas gaji meningkat tajam di Beijing, Shanghai, Guangzhou, dan Shenzhen. Beberapa manajer tingkat menengah yang sebelumnya memenuhi syarat jalur gaji kini diturunkan dari Kategori A ke B atau diminta melengkapi bukti akademik dan profesional tambahan.

Rezim yang lebih ketat ini membawa beberapa implikasi praktis bagi perusahaan multinasional. Pertama, tim mobilitas harus menganggarkan kompensasi kotor yang lebih tinggi—biasanya 15-20 persen lebih besar—untuk mempertahankan karyawan penting di kota-kota besar China. Kedua, perpanjangan kini memerlukan dokumentasi rinci tentang riwayat pekerjaan dan pendidikan yang berkelanjutan; bahkan jeda satu bulan saja akan memicu kesalahan sistem. Ketiga, perusahaan harus menyiapkan waktu persiapan lebih lama (empat hingga enam minggu) dalam perencanaan penugasan untuk mengantisipasi pemeriksaan dokumen yang lebih ketat dan kemungkinan pengajuan ulang.

Meski kebijakan ini menaikkan standar bagi warga asing, pihak berwenang menegaskan bahwa hal ini juga memperjelas prioritas talenta China: spesialis bergaji tinggi tetap diterima, sementara posisi bergaji lebih rendah diharapkan dapat diisi oleh tenaga lokal jika memungkinkan. Perusahaan yang bergantung pada keahlian ekspatriat—terutama di bidang R&D, teknik, dan jasa keuangan—disarankan untuk segera meninjau anggaran kompensasi 2026, menyesuaikan tunjangan penugasan, dan mengeksplorasi jalur alternatif seperti penilaian Kategori B berbasis poin bagi talenta yang tidak memenuhi standar gaji baru.
Sumber: China Briefing / Envoy Global

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Republik Rakyat Cina.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×