1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Swiss
  4. /
  5. Pemerintah Swiss Usulkan Aturan ‘Lex Koller’ yang Lebih Ketat untuk Membatasi Pembelian Rumah oleh Warga Asing

Pemerintah Swiss Usulkan Aturan ‘Lex Koller’ yang Lebih Ketat untuk Membatasi Pembelian Rumah oleh Warga Asing

Apr 16, 2026
·
Pemerintah Swiss Usulkan Aturan ‘Lex Koller’ yang Lebih Ketat untuk Membatasi Pembelian Rumah oleh Warga Asing
Dewan Federal telah memulai konsultasi terkait perubahan besar pada Undang-Undang Federal tentang Akuisisi Properti Tidak Bergerak oleh Warga Negara Asing yang Tidak Berdomisili di Swiss (dikenal luas sebagai “Lex Koller”). Diumumkan pada 15 April 2026, rancangan ini mengharuskan warga negara dari negara non-UE/EFTA untuk mengajukan izin individu sebelum membeli tempat tinggal utama di mana saja di Swiss. Saat ini, warga negara dari negara ketiga yang memiliki izin tinggal Swiss dapat membeli rumah tanpa izin sebelumnya. Di bawah aturan baru, mereka hanya boleh mempertahankan properti tersebut selama benar-benar tinggal di sana; jika meninggalkan Swiss, mereka harus menjualnya dalam waktu dua tahun.

Paket kebijakan ini juga menargetkan pembelian untuk investasi. Pembeli asing tidak lagi diperbolehkan membeli gedung komersial hanya untuk disewakan; hanya tempat usaha yang ditempati pemilik yang akan tetap bebas dari persyaratan izin. Pembelian rumah liburan juga akan dibatasi: kuota kantonal untuk penjualan rumah kedua kepada orang asing akan dipangkas, dan transfer kepemilikan antar dua pemilik asing—yang saat ini tidak masuk kuota—akan kembali dihitung dalam kuota tersebut.

Pemerintah Swiss Usulkan Aturan ‘Lex Koller’ yang Lebih Ketat untuk Membatasi Pembelian Rumah oleh Warga Asing


Dengan memfokuskan Lex Koller pada tujuan aslinya—mencegah permintaan spekulatif dari luar negeri—pemerintah berharap dapat mendinginkan pasar yang terlalu panas, yang telah mendorong kenaikan harga pembelian rata-rata lebih dari 20% sejak awal 2024 dan memperparah kekurangan perumahan di negara ini. Langkah ini juga dianggap sebagai respons terhadap inisiatif populis “Tidak untuk Swiss 10 Juta” yang akan dipilih secara nasional pada Juni mendatang dan bertujuan membatasi imigrasi.

Bagi karyawan yang mobilitasnya global, rancangan ini menimbulkan kompleksitas baru. Eksekutif dari negara ketiga yang ditempatkan di Swiss mungkin harus mempertimbangkan ulang strategi perumahan jangka panjang, sementara perusahaan multinasional yang membeli apartemen untuk staf bisa kehilangan pengecualian menyeluruh yang saat ini mereka nikmati—meskipun Dewan Federal memberikan sinyal keringanan terbatas bagi hotel yang membeli akomodasi staf. Pengacara properti memperingatkan bahwa waktu proses pemeriksaan kelayakan untuk relokasi bisa bertambah beberapa bulan jika antrean izin kantonal menumpuk.

Perusahaan memiliki waktu hingga 15 Juli 2026 untuk memberikan komentar. Jika parlemen mengesahkan RUU ini pada 2027, tim HR dan mobilitas akan membutuhkan kebijakan baru yang menjelaskan kapan—jika pernah—pegawai asing boleh membeli properti di Swiss dan apa yang terjadi saat mereka kembali ke negara asal. Sementara itu, pemberi kerja kemungkinan akan mengarahkan staf baru untuk menyewa atau menggunakan sewa korporat guna menghindari ketidakpastian regulasi.
Sumber: Swissinfo / Swiss Federal Council

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Swiss.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×