1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Inggris
  4. /
  5. Kekacauan Biometrik: Sistem Masuk/Keluar Uni Eropa Membuat Penumpang Tujuan Inggris Terjebak

Kekacauan Biometrik: Sistem Masuk/Keluar Uni Eropa Membuat Penumpang Tujuan Inggris Terjebak

Apr 23, 2026
·
Kekacauan Biometrik: Sistem Masuk/Keluar Uni Eropa Membuat Penumpang Tujuan Inggris Terjebak
Kurang dari dua minggu setelah Sistem Masuk/Keluar Uni Eropa (EES) resmi diberlakukan, para pelancong Inggris mulai merasakan langsung masalah awal yang muncul. Pada 21 April 2026, puluhan penumpang Ryanair di Milan Bergamo dan pelanggan easyJet di Milan Linate ketinggalan penerbangan ke Manchester setelah antre hingga tiga jam di kontrol paspor. Kisah serupa juga muncul dari Paris-Orly, Madrid, dan Kepulauan Canary. EES merekam sidik jari dan wajah warga non-Uni Eropa—termasuk warga Inggris pasca-Brexit—dan mencatat setiap lintasan perbatasan dalam database pusat. Teorinya, ini untuk keamanan yang lebih ketat dan peringatan otomatis jika overstay; namun praktiknya, menurut maskapai, daftar penumpang keberangkatan sering setengahnya hilang. easyJet mengonfirmasi hanya 34 dari 156 pemegang tiket yang naik penerbangan 5420 pada 16 April. Ryanair menawarkan transfer “keberangkatan terlewat” senilai £100, tapi penumpang menganggap ini denda kedua akibat keterlambatan yang disebabkan pemerintah. Bandara menyalahkan kios yang belum familiar, kekurangan staf, dan keluarga yang kesulitan mendaftarkan banyak anak dalam waktu terbatas. Perusahaan manajemen perjalanan memperingatkan jadwal perjalanan korporat berisiko tinggi mengalami koneksi terlewat, tidak hadir di hotel, dan pelanggaran tanggung jawab keselamatan. British Airways sudah memperbarui situsnya dengan anjuran agar pelanggan tiba “setidaknya tiga jam” sebelum keberangkatan Schengen. Gesekan kebijakan mulai muncul di seluruh blok. Yunani mengumumkan pada 21 April bahwa pemegang paspor Inggris akan diperlakukan dengan “proses lebih ringan” di banyak bandara liburan untuk menjaga kelancaran musim puncak, langkah yang menambah tekanan pada Spanyol—terutama Kepulauan Canary—untuk mengikuti atau berisiko kehilangan pemesanan dari Inggris. Komisi Eropa menegaskan negara anggota harus menerapkan aturan yang sama, tapi memberi sinyal kelonggaran sementara “jika kondisi operasional mengharuskan.” Saran praktis bagi manajer mobilitas di Inggris: siapkan waktu koneksi lebih panjang (minimal 150 menit), beri tahu pelancong kemungkinan pendaftaran data biometrik saat kedatangan pertama, dan simpan bukti pembayaran jika maskapai menolak penggantian biaya. Untuk saat ini, kemungkinan besar gangguan akan terus terjadi sampai petugas perbatasan dan penumpang terbiasa—atau Brussel mengubah jadwal peluncuran.
Sumber: British Brief

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Inggris.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×