
Outlet berita perjalanan Travelers Today memperingatkan bahwa tiga aksi mogok kerja berbeda yang melanda penerbangan Eropa dalam minggu yang sama—termasuk mogok pengendali lalu lintas udara (ATC) di Spanyol—berpotensi mengganggu ribuan penerbangan, namun hanya sebagian penumpang yang berhak mendapatkan kompensasi EU261. Artikel yang diterbitkan pada 25 Juni ini mengingatkan para pelancong bahwa keterlambatan akibat aksi mogok pihak ketiga (misalnya ATC) dianggap sebagai kejadian ‘luar biasa’ sehingga maskapai tidak wajib membayar kompensasi, sementara mogok kru kabin yang dilakukan oleh maskapai sendiri tetap memicu hak kompensasi. Cabang serikat pekerja USCA di Spanyol telah mengonfirmasi aksi ‘work-to-rule’ selama 48 jam mulai 28 Juni, yang akan memengaruhi pusat pengendalian di Madrid, Barcelona, dan Palma. Maskapai telah mulai memangkas jadwal penerbangan sebesar 8–12%, dengan prioritas pada penerbangan jarak jauh dan kargo. Departemen Transportasi telah mengeluarkan dekrit layanan minimum yang melindungi sekitar 65% penerbangan domestik dan semua penerbangan antar pulau, namun diperkirakan akan terjadi penyesuaian slot di bandara hub. Manajer mobilitas perusahaan disarankan untuk memberi penjelasan kepada pelancong mengenai aturan EU261 yang kompleks: penerbangan Malaga–London yang dibatalkan akibat aksi ATC Spanyol tidak berhak kompensasi, sementara penerbangan Barcelona–Paris yang dibatalkan karena mogok petugas ground handling Prancis bisa mendapatkan kompensasi hingga €400. Penyedia asuransi biasanya meminta bukti bahwa klaim EU261 ditolak maskapai sebelum membayar manfaat keterlambatan perjalanan. Operator bandara Spanyol, Aena, akan menambah staf layanan penumpang dan mengaktifkan gerbang biometrik yang baru ditingkatkan untuk mengurangi antrean keamanan saat penumpang dialihkan secara mendadak ke zona keberangkatan Schengen. Perusahaan global dengan proyek yang sensitif waktu di Spanyol pada minggu terakhir Juni disarankan mempertimbangkan alternatif kereta api atau menempatkan staf kunci lebih awal sebelum masa mogok, terutama mengingat aksi industri serentak di Italia dan Jerman.
Sumber: Travelers Today