
Para pelancong bisnis dan rekreasi yang mencoba masuk atau keluar dari Prancis hari ini (21 Januari 2026) menghadapi salah satu hari paling kacau musim dingin ini. Data pelacakan penerbangan real-time yang dikumpulkan oleh Travel and Tour World menunjukkan 216 keberangkatan atau kedatangan tertunda dan 29 pembatalan total di empat pusat tersibuk negara itu—Paris Charles-de-Gaulle, Paris Orly, Toulouse-Blagnac, dan Nice-Côte d’Azur. Charles-de-Gaulle sendiri mencatat 142 keterlambatan dan 13 pembatalan, menyoroti bagaimana kemacetan di CDG bisa berdampak pada jadwal maskapai global.
Pejabat penerbangan Prancis menyalahkan kombinasi efek lanjutan dari operasi pembersihan salju baru-baru ini, antrean pencairan es pesawat, dan kekurangan staf polisi perbatasan yang terlatih menggunakan Sistem Masuk/Keluar biometrik baru (EES). Direction Générale de l’Aviation Civile (DGAC) menyatakan dalam pernyataan tengah hari bahwa mereka telah mengaktifkan rencana aksi nasional untuk “koordinasi hari puncak” namun memperingatkan para pelancong untuk “mengantisipasi waktu proses yang lebih lama di check-in, keamanan, dan kontrol paspor.” Antrian panjang dilaporkan di Terminal 2E dan 2F—titik transfer utama SkyTeam dan oneworld—di mana penumpang dengan koneksi lanjutan terpaksa melewatkan penerbangan malam ke Amerika Utara dan Asia Timur.
Maskapai menawarkan pemesanan ulang atau pengembalian dana sesuai Regulasi UE 261/2004, tetapi manajer perjalanan bisnis mengatakan biaya tersembunyi cepat menumpuk. Pertemuan yang terlewat, malam tambahan di hotel, dan produktivitas yang hilang bisa menghapus tabungan perjalanan dan hiburan selama berbulan-bulan hanya dalam satu gangguan. Perusahaan internasional dengan pengiriman kargo yang sangat penting—contoh farmasi, suku cadang pesawat, dan prototipe mode—juga menghadapi potensi keterlambatan lanjutan dalam layanan pengangkutan darat. Kamar dagang Prancis kembali menyerukan “peningkatan staf struktural” di polisi perbatasan dan tim penanganan darat sebelum puncak lalu lintas musim panas 2026.
Untuk saat ini, penasihat risiko perjalanan menyarankan pelancong korporat menyiapkan buffer waktu enam jam untuk koneksi lanjutan pada hari yang sama melalui hub Prancis, menghindari rute dengan tiket terpisah, dan menyimpan semua tanda terima untuk klaim penggantian biaya. Pelancong yang sudah berada di Prancis disarankan memantau aplikasi maskapai dan media sosial DGAC serta siap menghadapi perubahan gerbang atau terminal mendadak. Meski masalah salju dan kekurangan staf mungkin mereda dalam beberapa hari, kekacauan hari ini menegaskan kerentanan sistemik ekosistem penerbangan Prancis di saat volume penumpang telah kembali ke level pra-pandemi dan teknologi perbatasan baru masih dalam tahap adaptasi.
Pejabat penerbangan Prancis menyalahkan kombinasi efek lanjutan dari operasi pembersihan salju baru-baru ini, antrean pencairan es pesawat, dan kekurangan staf polisi perbatasan yang terlatih menggunakan Sistem Masuk/Keluar biometrik baru (EES). Direction Générale de l’Aviation Civile (DGAC) menyatakan dalam pernyataan tengah hari bahwa mereka telah mengaktifkan rencana aksi nasional untuk “koordinasi hari puncak” namun memperingatkan para pelancong untuk “mengantisipasi waktu proses yang lebih lama di check-in, keamanan, dan kontrol paspor.” Antrian panjang dilaporkan di Terminal 2E dan 2F—titik transfer utama SkyTeam dan oneworld—di mana penumpang dengan koneksi lanjutan terpaksa melewatkan penerbangan malam ke Amerika Utara dan Asia Timur.
Maskapai menawarkan pemesanan ulang atau pengembalian dana sesuai Regulasi UE 261/2004, tetapi manajer perjalanan bisnis mengatakan biaya tersembunyi cepat menumpuk. Pertemuan yang terlewat, malam tambahan di hotel, dan produktivitas yang hilang bisa menghapus tabungan perjalanan dan hiburan selama berbulan-bulan hanya dalam satu gangguan. Perusahaan internasional dengan pengiriman kargo yang sangat penting—contoh farmasi, suku cadang pesawat, dan prototipe mode—juga menghadapi potensi keterlambatan lanjutan dalam layanan pengangkutan darat. Kamar dagang Prancis kembali menyerukan “peningkatan staf struktural” di polisi perbatasan dan tim penanganan darat sebelum puncak lalu lintas musim panas 2026.
Untuk saat ini, penasihat risiko perjalanan menyarankan pelancong korporat menyiapkan buffer waktu enam jam untuk koneksi lanjutan pada hari yang sama melalui hub Prancis, menghindari rute dengan tiket terpisah, dan menyimpan semua tanda terima untuk klaim penggantian biaya. Pelancong yang sudah berada di Prancis disarankan memantau aplikasi maskapai dan media sosial DGAC serta siap menghadapi perubahan gerbang atau terminal mendadak. Meski masalah salju dan kekurangan staf mungkin mereda dalam beberapa hari, kekacauan hari ini menegaskan kerentanan sistemik ekosistem penerbangan Prancis di saat volume penumpang telah kembali ke level pra-pandemi dan teknologi perbatasan baru masih dalam tahap adaptasi.
Sumber: Travel and Tour World