1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Swiss
  4. /
  5. Aturan Baru Swiss-Prancis tentang Pajak Berganda Tetapkan Batas 40% Kerja Jarak Jauh untuk Karyawan Lintas Perbatasan

Aturan Baru Swiss-Prancis tentang Pajak Berganda Tetapkan Batas 40% Kerja Jarak Jauh untuk Karyawan Lintas Perbatasan

Jan 29, 2026
·
Aturan Baru Swiss-Prancis tentang Pajak Berganda Tetapkan Batas 40% Kerja Jarak Jauh untuk Karyawan Lintas Perbatasan
Newland Chase telah memberi tahu manajer mobilitas bahwa protokol yang mengubah Perjanjian Penghindaran Pajak Berganda (DTA) 2023 antara Swiss dan Prancis mulai berlaku pada 1 Januari 2026 dan secara resmi dipublikasikan pada 28 Januari 2026. Perubahan ini menetapkan ambang batas teleworking tahunan sebesar 40% secara permanen—ditambah hingga sepuluh hari penugasan singkat di luar negeri—di mana karyawan lintas batas yang berdomisili di Prancis dapat bekerja jarak jauh tanpa memindahkan kewajiban pajak penghasilan dari Swiss ke Prancis.

Perubahan ini penting bagi ribuan ‘frontaliers’ yang memegang izin G Swiss, tinggal di wilayah perbatasan Prancis seperti Haute-Savoie, Ain, dan Doubs, dan setiap minggu berangkat ke pekerjaan di Jenewa, Lausanne, atau Basel. Di bawah kesepakatan sementara selama era Covid, karyawan ini menikmati fleksibilitas serupa, namun perusahaan tidak memiliki kepastian jangka panjang. Aturan baru ini memberikan kejelasan hingga pemberitahuan lebih lanjut: selama teleworking di bawah 40%, pajak pemotongan Swiss tetap berlaku, dengan Swiss mengkompensasi Prancis melalui mekanisme pembagian pendapatan.

Aturan Baru Swiss-Prancis tentang Pajak Berganda Tetapkan Batas 40% Kerja Jarak Jauh untuk Karyawan Lintas Perbatasan


Bagi perusahaan, beban kepatuhan tidak ringan. Mulai 2027, mereka harus mengajukan laporan teleworking tahunan ke Administrasi Pajak Federal Swiss, yang melacak hari kerja jarak jauh dan perjalanan bisnis luar negeri setiap karyawan. Sistem HRIS perlu ditingkatkan pada 2026 untuk merekam data lokasi kerja harian dan memberi peringatan saat staf mendekati batas 40%. Para ahli mobilitas memperingatkan bahwa peran dengan intensitas perjalanan tinggi berisiko melewati batas ini tanpa disengaja karena hari penugasan luar negeri juga dihitung dalam kuota.

Penting untuk dicatat, melewati ambang pajak ini TIDAK membatalkan izin G individu atau status imigrasi lainnya. Namun, setelah melewati batas 40%, sebagian gaji menjadi kena pajak di Prancis, yang berpotensi memicu kewajiban jaminan sosial dan pendaftaran penggajian. Perusahaan disarankan melakukan simulasi pembagian biaya dan penggajian bayangan sekarang untuk menghindari kejutan.

Dengan kerja hybrid yang kini menjadi norma, protokol ini menawarkan kepastian regulasi yang langka. Perusahaan multinasional dapat memanfaatkannya untuk memperluas sumber talenta di wilayah perbatasan Prancis sambil mempertahankan daya tarik gaji kontrak Swiss—selama sistem pelacakan waktu yang kuat dan program edukasi karyawan diterapkan.
Sumber: Newland Chase

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Swiss.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×