
Arus lalu lintas liburan menuju selatan untuk akhir pekan panjang Pentakosta kembali membanjiri jalur utama Alpen utara-selatan di Swiss pada Sabtu, 23 Mei 2026. Pada pertengahan pagi, antrean mobil dan bus di depan portal utara terowongan jalan Gotthard membentang hingga 20 kilometer, menyebabkan waktu tunggu hingga tiga jam bagi pengendara yang menuju Ticino dan lanjut ke Italia. Touring Club Switzerland (TCS) memperingatkan bahwa kemacetan ini sempat menyaingi rekor 28 kilometer yang tercatat pada 2018, menegaskan bahwa Pentakosta kini menjadi periode kemacetan terburuk di A2, melampaui liburan musim panas.
Kantor Jalan Federal (ASTRA) sebelumnya sudah memprediksi volume lalu lintas yang luar biasa setelah survei menunjukkan banyak warga Swiss merencanakan liburan singkat di wilayah selatan yang hangat, daripada liburan musim panas yang lebih lama di luar negeri. Serangkaian kecelakaan kecil di dalam terowongan dan hujan deras di jalur pendekatan memperparah keterlambatan, memaksa polisi mengatur lalu lintas dan menutup beberapa pintu masuk sementara.
Saat kemacetan mencapai puncaknya di A2, pengemudi beralih ke rute A13 San-Bernardino—namun antrean di sana membengkak hingga 17 kilometer. Layanan informasi lalu lintas pun merekomendasikan jalur memutar yang lebih panjang melalui Pass Simplon atau kereta mobil Lötschberg. Bagi bisnis yang mengandalkan pengiriman tepat waktu melintasi perbatasan Swiss-Italia, kondisi macet ini menegaskan kerentanan jadwal pengiriman barang dan shuttle perusahaan. Beberapa penyedia logistik mengatakan kepada media lokal bahwa mereka telah menjadwal ulang perjalanan pulang Minggu malam untuk menghindari gelombang kendaraan ke utara yang diperkirakan terjadi pada Hari Senin Pentakosta.
Perusahaan yang banyak membawa penumpang seperti operator tur dan perusahaan bus juga menambahkan waktu istirahat ekstra agar tetap sesuai batas waktu mengemudi Uni Eropa. Sementara alternatif kereta melalui Terowongan Dasar Gotthard sepanjang 57 kilometer berjalan hampir tepat waktu, reservasi kursi di kereta InterCity dan EuroCity antara Zurich dan Milan sudah habis terjual pada Jumat sore—menunjukkan pentingnya pemesanan blok dan kombinasi dinamis kereta-pesawat bagi manajer perjalanan perusahaan.
Pihak berwenang juga mengingatkan pelancong bisnis non-Uni Eropa yang transit melalui Ticino untuk memeriksa kembali apakah visa Schengen mereka mengizinkan beberapa kali masuk, jika terjadi pengalihan rute tak terduga yang membawa mereka singgah sebentar di Italia sebelum kembali ke Swiss.
Ke depan, ASTRA berencana meluncurkan sistem manajemen lalu lintas baru yang akan mengirim data kapasitas terowongan secara real-time ke aplikasi navigasi populer, sementara kanton Uri dan Ticino tengah membahas skema tol berbeda atau sistem slot masuk pada akhir pekan puncak. Sampai langkah-langkah tersebut terealisasi, pengusaha Swiss dengan staf yang sering berpindah tempat disarankan memperlakukan akhir pekan Pentakosta seperti mini-Natal: hindari janji penting melintasi Alpen, alihkan pengiriman barang ke kereta bila memungkinkan, dan komunikasikan rencana darurat sejak dini.
Kantor Jalan Federal (ASTRA) sebelumnya sudah memprediksi volume lalu lintas yang luar biasa setelah survei menunjukkan banyak warga Swiss merencanakan liburan singkat di wilayah selatan yang hangat, daripada liburan musim panas yang lebih lama di luar negeri. Serangkaian kecelakaan kecil di dalam terowongan dan hujan deras di jalur pendekatan memperparah keterlambatan, memaksa polisi mengatur lalu lintas dan menutup beberapa pintu masuk sementara.
Saat kemacetan mencapai puncaknya di A2, pengemudi beralih ke rute A13 San-Bernardino—namun antrean di sana membengkak hingga 17 kilometer. Layanan informasi lalu lintas pun merekomendasikan jalur memutar yang lebih panjang melalui Pass Simplon atau kereta mobil Lötschberg. Bagi bisnis yang mengandalkan pengiriman tepat waktu melintasi perbatasan Swiss-Italia, kondisi macet ini menegaskan kerentanan jadwal pengiriman barang dan shuttle perusahaan. Beberapa penyedia logistik mengatakan kepada media lokal bahwa mereka telah menjadwal ulang perjalanan pulang Minggu malam untuk menghindari gelombang kendaraan ke utara yang diperkirakan terjadi pada Hari Senin Pentakosta.
Perusahaan yang banyak membawa penumpang seperti operator tur dan perusahaan bus juga menambahkan waktu istirahat ekstra agar tetap sesuai batas waktu mengemudi Uni Eropa. Sementara alternatif kereta melalui Terowongan Dasar Gotthard sepanjang 57 kilometer berjalan hampir tepat waktu, reservasi kursi di kereta InterCity dan EuroCity antara Zurich dan Milan sudah habis terjual pada Jumat sore—menunjukkan pentingnya pemesanan blok dan kombinasi dinamis kereta-pesawat bagi manajer perjalanan perusahaan.
Pihak berwenang juga mengingatkan pelancong bisnis non-Uni Eropa yang transit melalui Ticino untuk memeriksa kembali apakah visa Schengen mereka mengizinkan beberapa kali masuk, jika terjadi pengalihan rute tak terduga yang membawa mereka singgah sebentar di Italia sebelum kembali ke Swiss.
Ke depan, ASTRA berencana meluncurkan sistem manajemen lalu lintas baru yang akan mengirim data kapasitas terowongan secara real-time ke aplikasi navigasi populer, sementara kanton Uri dan Ticino tengah membahas skema tol berbeda atau sistem slot masuk pada akhir pekan puncak. Sampai langkah-langkah tersebut terealisasi, pengusaha Swiss dengan staf yang sering berpindah tempat disarankan memperlakukan akhir pekan Pentakosta seperti mini-Natal: hindari janji penting melintasi Alpen, alihkan pengiriman barang ke kereta bila memungkinkan, dan komunikasikan rencana darurat sejak dini.