1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. India
  4. /
  5. Inspeksi UE Sorot Pusat Visa VFS Global di India

Inspeksi UE Sorot Pusat Visa VFS Global di India

Mei 29, 2026
·
Inspeksi UE Sorot Pusat Visa VFS Global di India
Serangkaian laporan inspeksi Uni Eropa yang bocor menimbulkan pertanyaan baru tentang cara perusahaan outsourcing swasta besar, VFS Global, menangani permohonan visa Schengen di India. Berdasarkan dokumen yang ditinjau oleh The Indian Express dan Moneycontrol, delegasi Uni Eropa beranggotakan 20 orang yang mengunjungi pusat-pusat di Delhi dan Mumbai pada awal 2026 menemukan berbagai masalah, mulai dari kesalahan input data hingga dugaan penjualan slot janji temu oleh staf dan agen tidak resmi. Salah satu laporan menyebutkan bahwa beberapa data biometrik disimpan di media yang tidak terenkripsi, yang berpotensi melanggar Peraturan Perlindungan Data Umum (GDPR) Uni Eropa.

VFS Global, yang melayani 71 pemerintah di seluruh dunia dan memproses jutaan permohonan dari India setiap tahun, membantah adanya kegagalan sistemik dan menegaskan bahwa mereka “dalam pengawasan ketat dan berkelanjutan.” Dalam pernyataan tertulis, perusahaan menjelaskan bahwa volume janji temu, harga layanan tambahan, dan aturan penyimpanan data ditetapkan oleh kedutaan klien, bukan oleh penyedia layanan. Meski begitu, pejabat Uni Eropa merekomendasikan agar negara anggota memperketat klausul kontrak terkait keamanan data dan melakukan audit mendadak setiap enam bulan.

Inspeksi UE Sorot Pusat Visa VFS Global di India


Bagi perusahaan yang bergantung pada penerbitan visa Schengen yang cepat—terutama di sektor TI dan farmasi—setiap keterlambatan atau tambahan lapisan kepatuhan di loket VFS bisa berakibat pada tertundanya peluncuran proyek dan penerapan klausul penalti. Manajer perjalanan pun menyarankan karyawan untuk mengajukan permohonan setidaknya lima minggu sebelum keberangkatan dan hanya menganggarkan biaya lounge premium jika benar-benar diperlukan. Beberapa perusahaan besar bahkan sedang menjajaki blok janji temu kelompok yang dinegosiasikan langsung dengan misi Uni Eropa untuk menghindari platform penjadwalan pihak ketiga.

Kontroversi ini juga menghidupkan kembali perdebatan tentang ketergantungan India yang besar pada layanan visa yang dialihdayakan. Sekretaris Luar Negeri mengatakan kepada wartawan bulan lalu bahwa New Delhi akan mendorong pemerintah mitra untuk mengembalikan pemrosesan visa secara internal untuk kategori dengan “kepentingan bisnis strategis,” mengisyaratkan kemungkinan pilot project dengan Jerman dan Prancis akhir tahun ini. Sampai ada perubahan struktural, pemohon visa memiliki pilihan terbatas selain bekerja dalam ekosistem VFS—membuat tim HR harus mengedukasi para pelancong agar menghindari agen tidak resmi, menjaga data pribadi, dan selalu meminta tanda terima resmi untuk setiap rupiah yang dikeluarkan.
Sumber: The Indian Express

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk India.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×