
Para pelancong yang terbang dari Bandara Václav Havel Praha (PRG) musim panas ini menghadapi dilema: di dalam terminal, proses pemeriksaan kini lebih cepat berkat pemindai keamanan CT-X baru, 24 stasiun self-bag-drop, dan chatbot bernama AVA; namun, perjalanan menuju terminal bisa memakan waktu lebih lama karena renovasi senilai €65 juta di persimpangan D7/Pražský okruh di pintu masuk bandara. Dalam wawancara yang diterbitkan pada pukul 06:00 tanggal 27 Juni, anggota dewan Martin Kučera mengingatkan penumpang untuk menambah waktu perjalanan setidaknya 30 menit dari biasanya dan mempertimbangkan koneksi metro-plus-bus kota saat jam sibuk. Antrian panjang kendaraan sudah terbentuk di titik konstruksi yang sempit, dan maskapai tidak akan menunda keberangkatan untuk penumpang yang terlambat, tegasnya.
Di dalam gedung, Praha memamerkan generasi berikutnya dalam penanganan penumpang. Pemindai CT-X di Terminal 2 memungkinkan cairan dan laptop tetap di dalam tas, mengurangi waktu tunggu keamanan rata-rata menjadi kurang dari sepuluh menit selama 98% waktu operasional. Gerbang biometrik e-gate yang terhubung dengan Sistem Masuk/Keluar Uni Eropa (EES) kini menjadi standar untuk kedatangan non-Uni Eropa, sementara AVA, asisten AI yang dapat diakses melalui situs web bandara dan WhatsApp, telah menjawab lebih dari 70.000 pertanyaan sejak April—mulai dari identifikasi terminal hingga aturan bagasi berukuran besar. Bandara memperkirakan rekor 18,3 juta penumpang pada tahun 2026 dan menyatakan layanan mandiri digital adalah satu-satunya cara untuk mengatasi tanpa perlu perluasan terminal besar.
Manajer perjalanan korporat disarankan untuk memberi pengarahan kepada karyawan tentang pekerjaan jalan, mendorong reservasi parkir online, dan mempromosikan penggunaan AVA untuk menjawab pertanyaan bagasi sebelumnya yang bisa memperlambat proses check-in. Kučera juga mengonfirmasi bahwa negosiasi dengan Kereta Api Ceko mengenai jalur kereta khusus bandara telah memasuki tahap kelayakan akhir, namun tanggal mulai paling awal masih tahun 2030. Sampai saat itu, kombinasi jalur bus yang ditingkatkan dan teknologi terminal yang lebih cerdas harus mampu menampung pertumbuhan penumpang wisata dan bisnis.
Di dalam gedung, Praha memamerkan generasi berikutnya dalam penanganan penumpang. Pemindai CT-X di Terminal 2 memungkinkan cairan dan laptop tetap di dalam tas, mengurangi waktu tunggu keamanan rata-rata menjadi kurang dari sepuluh menit selama 98% waktu operasional. Gerbang biometrik e-gate yang terhubung dengan Sistem Masuk/Keluar Uni Eropa (EES) kini menjadi standar untuk kedatangan non-Uni Eropa, sementara AVA, asisten AI yang dapat diakses melalui situs web bandara dan WhatsApp, telah menjawab lebih dari 70.000 pertanyaan sejak April—mulai dari identifikasi terminal hingga aturan bagasi berukuran besar. Bandara memperkirakan rekor 18,3 juta penumpang pada tahun 2026 dan menyatakan layanan mandiri digital adalah satu-satunya cara untuk mengatasi tanpa perlu perluasan terminal besar.
Manajer perjalanan korporat disarankan untuk memberi pengarahan kepada karyawan tentang pekerjaan jalan, mendorong reservasi parkir online, dan mempromosikan penggunaan AVA untuk menjawab pertanyaan bagasi sebelumnya yang bisa memperlambat proses check-in. Kučera juga mengonfirmasi bahwa negosiasi dengan Kereta Api Ceko mengenai jalur kereta khusus bandara telah memasuki tahap kelayakan akhir, namun tanggal mulai paling awal masih tahun 2030. Sampai saat itu, kombinasi jalur bus yang ditingkatkan dan teknologi terminal yang lebih cerdas harus mampu menampung pertumbuhan penumpang wisata dan bisnis.
Sumber: E15.cz