
Para wisatawan dan operator pengangkutan barang menghadapi antrean panjang di koridor Brenner pagi ini, 30 Juni 2026, saat pengurangan jalur di bagian jembatan tua Luegbrücke di jalan tol A13 Austria bertepatan dengan dimulainya gelombang perjalanan musim panas. Data langsung yang dikumpulkan oleh portal berita Reisereporter pada pukul 06:30 CEST menunjukkan kemacetan berhenti-dan-berjalan sepanjang lebih dari 12 kilometer ke arah selatan menuju Italia dan lima kilometer ke arah utara menuju Lembah Inn. Luegbrücke, sebuah viaduk penting namun mengalami kerusakan struktural, sedang menjalani renovasi multi-tahun yang secara berkala mempersempit lalu lintas menjadi satu jalur di setiap arah. Meskipun otoritas Austria menjanjikan operasi dua jalur selama 180 hari musim puncak, pembatasan hari ini kembali diberlakukan saat kontraktor bersiap untuk penggantian sambungan jembatan semalam. Kendaraan berat di atas 3,5 ton dialihkan ke jalur dalam yang dilengkapi sensor timbang bergerak, menyebabkan kemacetan tambahan. Keterlambatan ini menyoroti kerentanan jalur pengangkutan barang alpine tersibuk di Eropa. Sekitar 7.000 truk dan 40.000 mobil menggunakan rute Brenner setiap hari, banyak di antaranya mengangkut kiriman tepat waktu antara produsen Jerman dan pemasok Italia. Perusahaan logistik memperingatkan klien agar mengantisipasi keterlambatan pengiriman hingga tiga jam dan mendorong pengirim untuk mempertimbangkan alternatif kereta api melalui layanan RoLa rolling-highway atau mengalihkan rute melalui koridor Reschen atau Tauern. Bagi pelancong bisnis yang menuju pertemuan di Italia, penasihat mobilitas menyarankan untuk menyediakan waktu tambahan atau menggunakan koneksi kereta ÖBB Vienna-Bolzano yang tetap tepat waktu hari ini. Pengemudi juga diingatkan bahwa pemeriksaan perbatasan Schengen internal sementara Austria di Schönberg dan Vipiteno masih berlaku, sehingga dokumen identitas mungkin diminta, yang dapat memperlambat lalu lintas lebih lanjut. Solusi jangka panjang bergantung pada penyelesaian Terowongan Dasar Brenner sepanjang 55 kilometer, yang kini diperkirakan selesai akhir 2032, serta rencana tarif jalan pintar UE yang bertujuan mengalihkan pengangkutan barang dari jalan ke kereta api. Sampai saat itu, Brenner akan terus menguji kesabaran wisatawan dan manajer rantai pasok.
Sumber: Reisereporter