
Sebuah perkembangan baru muncul dalam perdebatan sengit soal imigrasi di Swiss. Dalam wawancara yang diterbitkan pada 17 Mei 2026 di edisi Minggu SonntagsZeitung dan diliput oleh Bloomberg, Wakil Presiden Partai Radikal-Liberal (FDP), Andrea Caroni, mengumumkan rencananya mengajukan usulan parlemen untuk mewajibkan pendatang baru dari Uni Eropa membayar “biaya kepadatan” satu kali saat menetap di Swiss. Dana dari biaya ini akan dialokasikan ke dana federal untuk transportasi umum, perumahan terjangkau, dan infrastruktur lain yang tertekan oleh pertumbuhan penduduk.
Caroni berargumen bahwa 9,2 juta penduduk Swiss sudah merasakan “dichte-Stress” — stres akibat kepadatan — di kanton metropolitan seperti Zürich, Jenewa, dan Basel. “Para imigran datang ke sarang yang sudah lengkap. Adil jika mereka turut menanggung biaya agar tempat itu tetap nyaman dihuni,” ujarnya kepada surat kabar tersebut. Meskipun jumlah pastinya belum ditentukan, perhitungan kasar surat kabar memperkirakan biaya sekitar CHF 4.000–5.000 untuk setiap pendatang baru dari UE bisa menghasilkan lebih dari CHF 400 juta per tahun.
Usulan ini muncul hanya empat minggu sebelum pemilih Swiss menentukan nasib inisiatif keras “Tidak untuk Swiss 10 Juta” pada 14 Juni. Kelompok pro-bisnis khawatir batasan populasi akan memicu kuota izin kerja bagi perusahaan multinasional; rencana Caroni diposisikan sebagai alternatif yang lebih lunak, tetap menjaga kebebasan bergerak sekaligus meredam kekhawatiran publik.
Namun, para ahli hukum meragukan usulan ini. Karena Perjanjian Bebas Bergerak merupakan bagian dari paket perjanjian bilateral Swiss dengan Brussels, biaya diskriminatif semacam ini bisa dianggap bertentangan dengan hukum UE. Sekretariat Negara untuk Migrasi (SEM) secara diam-diam memperingatkan bahwa pungutan sepihak bisa memicu tindakan balasan — mulai dari pembatasan penyedia layanan Swiss di pasar tunggal UE hingga tantangan hukum di Pengadilan EFTA.
Bagi manajer HR dan mobilitas, pesannya jelas: iklim politik mulai bergeser ke arah pembagian biaya. Meski usulan Caroni tidak jadi undang-undang, perusahaan mungkin segera diharapkan menanggung biaya infrastruktur kota yang lebih tinggi saat memindahkan staf. Program global harus menganggarkan kemungkinan biaya onboarding, memperbarui proyeksi biaya untuk 2027, dan memantau apakah otoritas kanton berupaya menerapkan versi pungutan mereka sendiri.
Caroni berargumen bahwa 9,2 juta penduduk Swiss sudah merasakan “dichte-Stress” — stres akibat kepadatan — di kanton metropolitan seperti Zürich, Jenewa, dan Basel. “Para imigran datang ke sarang yang sudah lengkap. Adil jika mereka turut menanggung biaya agar tempat itu tetap nyaman dihuni,” ujarnya kepada surat kabar tersebut. Meskipun jumlah pastinya belum ditentukan, perhitungan kasar surat kabar memperkirakan biaya sekitar CHF 4.000–5.000 untuk setiap pendatang baru dari UE bisa menghasilkan lebih dari CHF 400 juta per tahun.
Usulan ini muncul hanya empat minggu sebelum pemilih Swiss menentukan nasib inisiatif keras “Tidak untuk Swiss 10 Juta” pada 14 Juni. Kelompok pro-bisnis khawatir batasan populasi akan memicu kuota izin kerja bagi perusahaan multinasional; rencana Caroni diposisikan sebagai alternatif yang lebih lunak, tetap menjaga kebebasan bergerak sekaligus meredam kekhawatiran publik.
Namun, para ahli hukum meragukan usulan ini. Karena Perjanjian Bebas Bergerak merupakan bagian dari paket perjanjian bilateral Swiss dengan Brussels, biaya diskriminatif semacam ini bisa dianggap bertentangan dengan hukum UE. Sekretariat Negara untuk Migrasi (SEM) secara diam-diam memperingatkan bahwa pungutan sepihak bisa memicu tindakan balasan — mulai dari pembatasan penyedia layanan Swiss di pasar tunggal UE hingga tantangan hukum di Pengadilan EFTA.
Bagi manajer HR dan mobilitas, pesannya jelas: iklim politik mulai bergeser ke arah pembagian biaya. Meski usulan Caroni tidak jadi undang-undang, perusahaan mungkin segera diharapkan menanggung biaya infrastruktur kota yang lebih tinggi saat memindahkan staf. Program global harus menganggarkan kemungkinan biaya onboarding, memperbarui proyeksi biaya untuk 2027, dan memantau apakah otoritas kanton berupaya menerapkan versi pungutan mereka sendiri.
Sumber: Bloomberg
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Swiss.Lebih Banyak Dari Swiss
Lihat semua
Parmelin Ingatkan Brussels Saat UE Usulkan Tarif Lebih Tinggi dan Biaya Baru untuk Pekerja Lintas Perbatasan
SWISS dan Lufthansa hentikan rute Timur Tengah, putuskan jalur penting untuk perjalanan bisnis Swiss