
Para pelancong yang tiba di bandara internasional Kanada pada Hari Victoria menghadapi antrean panjang dan pemeriksaan manual setelah gangguan teknologi informasi nasional melanda sistem pemrosesan utama Badan Layanan Perbatasan Kanada (CBSA) pada pagi hari tanggal 18 Mei 2026. Menurut pemberitahuan dari agensi yang diposting pukul 09:02 waktu Timur, kegagalan ini memengaruhi jaringan Primary Inspection Kiosk (PIK) yang menangkap biometrik penumpang, memverifikasi dokumen perjalanan, dan mengeluarkan deklarasi bea cukai elektronik. Petugas CBSA di Toronto Pearson, Montréal–Trudeau, Vancouver, Calgary, dan tujuh bandara internasional lainnya terpaksa beralih ke mode darurat “offline,” dengan mencap paspor secara manual dan memasukkan data penumpang ke terminal mandiri.
Maskapai melaporkan pesawat yang datang ditahan di gerbang hingga 45 menit karena alur penumpang dibatasi untuk mencegah kepadatan di ruang bea cukai. Penumpang yang harus melanjutkan penerbangan regional ketinggalan pesawat, dan beberapa pelancong bisnis melaporkan waktu dari mendarat hingga keluar bandara lebih dari dua jam. CBSA menyatakan bahwa para insinyur dari Shared Services Canada dan vendor Leidos “bekerja tanpa henti” untuk memulihkan jaringan. Pada tengah hari, agensi berhasil mengaktifkan fungsi terbatas di Vancouver dan Halifax, namun sebagian besar bandara masih melakukan pemrosesan manual hingga puncak malam.
Agensi menegaskan bahwa standar pemeriksaan keamanan tidak terganggu, namun mengakui pemeriksaan lanjutan memakan waktu lebih lama tanpa sistem otomatis untuk menandai risiko. Penumpang yang terdaftar dalam program NEXUS juga kehilangan akses ke kios khusus dan harus antre di jalur biasa. Otoritas bandara mengimbau penumpang untuk menyediakan waktu ekstra untuk koneksi penerbangan dan mengisi Deklarasi CBSA Advance secara online sebelum perjalanan. Penjual bebas bea di zona bea cukai melaporkan penurunan penjualan sebesar 30 persen dibandingkan Hari Victoria tahun sebelumnya.
Gangguan ini menyoroti kerentanan operasi perbatasan terhadap kegagalan teknologi tunggal, tepat saat Kanada bersiap menghadapi puncak musim panas dan acara bersama Piala Dunia FIFA 2026. Kelompok industri seperti Dewan Maskapai Nasional Kanada mendesak pemerintah federal untuk mempercepat peningkatan PIK 2.0 yang sudah dalam tahap pilot di Ottawa, dengan menambahkan kemampuan offline dan penyimpanan data lokal agar kios tetap beroperasi saat jaringan terganggu. CBSA belum mengungkap penyebab utama gangguan hari Senin, namun berjanji akan merilis laporan evaluasi publik dalam 30 hari ke depan.
Maskapai melaporkan pesawat yang datang ditahan di gerbang hingga 45 menit karena alur penumpang dibatasi untuk mencegah kepadatan di ruang bea cukai. Penumpang yang harus melanjutkan penerbangan regional ketinggalan pesawat, dan beberapa pelancong bisnis melaporkan waktu dari mendarat hingga keluar bandara lebih dari dua jam. CBSA menyatakan bahwa para insinyur dari Shared Services Canada dan vendor Leidos “bekerja tanpa henti” untuk memulihkan jaringan. Pada tengah hari, agensi berhasil mengaktifkan fungsi terbatas di Vancouver dan Halifax, namun sebagian besar bandara masih melakukan pemrosesan manual hingga puncak malam.
Agensi menegaskan bahwa standar pemeriksaan keamanan tidak terganggu, namun mengakui pemeriksaan lanjutan memakan waktu lebih lama tanpa sistem otomatis untuk menandai risiko. Penumpang yang terdaftar dalam program NEXUS juga kehilangan akses ke kios khusus dan harus antre di jalur biasa. Otoritas bandara mengimbau penumpang untuk menyediakan waktu ekstra untuk koneksi penerbangan dan mengisi Deklarasi CBSA Advance secara online sebelum perjalanan. Penjual bebas bea di zona bea cukai melaporkan penurunan penjualan sebesar 30 persen dibandingkan Hari Victoria tahun sebelumnya.
Gangguan ini menyoroti kerentanan operasi perbatasan terhadap kegagalan teknologi tunggal, tepat saat Kanada bersiap menghadapi puncak musim panas dan acara bersama Piala Dunia FIFA 2026. Kelompok industri seperti Dewan Maskapai Nasional Kanada mendesak pemerintah federal untuk mempercepat peningkatan PIK 2.0 yang sudah dalam tahap pilot di Ottawa, dengan menambahkan kemampuan offline dan penyimpanan data lokal agar kios tetap beroperasi saat jaringan terganggu. CBSA belum mengungkap penyebab utama gangguan hari Senin, namun berjanji akan merilis laporan evaluasi publik dalam 30 hari ke depan.
Sumber: Passport News
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Kanada.Lebih Banyak Dari Kanada
Lihat semua
Setelah pemotongan tahun lalu, inilah satu-satunya jalur Izin Kerja Terbuka yang masih tersedia di Kanada
Peringatan Hujan Beku di Jalan Raya 17 Picu Imbauan Perjalanan untuk Wilayah Barat Laut Ontario