1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Perancis
  4. /
  5. Brussels Puji Sistem Masuk/Keluar Schengen Baru Setelah 32.000 Pelancong Tak Diizinkan Ditahan

Brussels Puji Sistem Masuk/Keluar Schengen Baru Setelah 32.000 Pelancong Tak Diizinkan Ditahan

Mei 19, 2026
·
Brussels Puji Sistem Masuk/Keluar Schengen Baru Setelah 32.000 Pelancong Tak Diizinkan Ditahan
Komisi Eropa pada hari Senin, 18 Mei, merilis Laporan Tahunan Kelima tentang Status Schengen – dan angka utamanya sangat mencolok. Sejak Sistem Masuk/Keluar (EES) mulai beroperasi penuh di seluruh blok pada bulan April, petugas perbatasan telah mencatat lebih dari 66 juta lintasan oleh warga negara ketiga dan secara otomatis menolak masuk sekitar 32.000 orang yang tidak memenuhi kriteria masuk. Bandara dan pelabuhan laut Prancis, yang menangani sekitar seperlima dari seluruh lalu lintas eksternal Schengen, menjadi penerima manfaat awal: kios biometrik otomatis di Paris-Charles-de-Gaulle dan terminal feri Channel berhasil memangkas waktu verifikasi rata-rata penumpang yang tiba hingga 40%, menurut pejabat yang diberi pengarahan tentang laporan tersebut.

Lebih dari sekadar angka, Brussels menggunakan data ini untuk menunjukkan bahwa digitalisasi pengelolaan perbatasan sudah meningkatkan keamanan sekaligus menjaga prinsip kebebasan bergerak. Ini sangat penting bagi Prancis, yang sejak 2015 berulang kali memperpanjang pemeriksaan sementara di perbatasan daratnya dengan Belgia, Spanyol, dan Italia. Dengan bahasa yang cukup tegas, Komisi “mendorong” Paris dan lima negara anggota lainnya untuk menghapus kontrol internal tersebut secara bertahap dan menggantinya dengan analisis risiko waktu nyata yang dihasilkan oleh EES.

Brussels Puji Sistem Masuk/Keluar Schengen Baru Setelah 32.000 Pelancong Tak Diizinkan Ditahan


Bagi pelancong bisnis, dampak langsungnya adalah kewajiban baru sebelum keberangkatan. Maskapai penerbangan, operator bus, dan kapal pesiar kini harus memeriksa daftar penumpang melalui layanan web EES yang dihosting oleh eu-LISA sebelum naik. Operator yang mengangkut penumpang dengan paspor atau izin visa Schengen yang sudah kedaluwarsa akan dikenai denda otomatis dan biaya pemulangan. Beberapa operator Prancis, termasuk Air France-KLM dan Brittany Ferries, mengatakan kepada kelompok industri FNAM bahwa mereka menambahkan 30 detik per penumpang dalam proses check-in untuk mematuhi aturan ini.

Konsultan imigrasi sudah memperingatkan dampak lanjutan bagi program mobilitas korporat. “EES membuat aturan 90/180 hari Schengen menjadi efektif secara otomatis,” kata Anne-Sophie Durand, mitra di EY Société d’Avocats di Paris. Perusahaan yang memutar staf non-Uni Eropa masuk dan keluar Prancis untuk misi singkat harus memiliki kalender perjalanan yang sangat ketat – satu akhir pekan ekstra di pameran dagang bisa membuat seorang karyawan melewati batas dan memicu catatan overstay yang akan terlihat di setiap pos perbatasan Schengen.

Ke depan, Komisi ingin negara anggota mengembangkan EES dengan menyelesaikan skema otorisasi perjalanan ETIAS yang sudah lama tertunda untuk warga negara bebas visa pada akhir 2026 dan dengan mendigitalisasi perintah pemulangan bagi migran tidak teratur. Apakah Prancis akan cukup percaya diri untuk membuka kembali perbatasan internalnya setelah proyek-proyek tersebut berjalan kini menjadi pertanyaan politik utama.
Sumber: Europa Press

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Perancis.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×