1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Republik Rakyat Cina
  4. /
  5. C919 akan terbang untuk pertama kalinya pada rute penumpang internasional terjadwal dari Beijing ke Ulaanbaatar

C919 akan terbang untuk pertama kalinya pada rute penumpang internasional terjadwal dari Beijing ke Ulaanbaatar

Jul 19, 2026
·
C919 akan terbang untuk pertama kalinya pada rute penumpang internasional terjadwal dari Beijing ke Ulaanbaatar
Jetliner berbadan sempit buatan dalam negeri China, COMAC C919, akan mulai melayani penerbangan internasional secara reguler bulan depan. Portal berita keuangan Yicai melaporkan pada 18 Juli bahwa Air China akan mengoperasikan C919 pada rute harian Beijing Capital–Ulaanbaatar mulai 12 Agustus. Langkah ini bukan sekadar pencapaian di dunia penerbangan; juga membuka opsi rute baru bagi pelaku bisnis di sektor energi dan pertambangan yang mendominasi perdagangan Sino-Mongolia. Air China menyatakan konsumsi bahan bakar C919 pada rute sepanjang 1.100 kilometer ini 12 persen lebih rendah dibanding Airbus A320 yang digantikannya, sehingga maskapai dapat menawarkan potongan tarif kelas bisnis sebesar 15 persen hingga akhir Oktober. Konfigurasi kabin sama dengan varian domestik—164 kursi dengan 8 di kelas bisnis—sehingga klasifikasi kebijakan perjalanan tetap sama. Persetujuan operasional untuk penerbangan internasional mengharuskan Administrasi Penerbangan Sipil China (CAAC) dan Otoritas Penerbangan Sipil Mongolia melakukan uji simulator dan penerbangan uji rute bersama awal bulan ini. Proses ini menghasilkan template teknis yang dapat dimanfaatkan COMAC untuk sertifikasi layanan C919 jarak jauh ke Seoul, Osaka, dan Singapura akhir tahun ini. Bagi manajer mobilitas, cerita utama adalah ketersediaan pesawat. COMAC mengirimkan enam unit tambahan ke Air China dan China Eastern pada Juni, sehingga armada yang beroperasi kini berjumlah 13. Seiring bertambahnya unit yang keluar dari lini perakitan Shanghai, maskapai akan menempatkannya pada rute regional dengan frekuensi tinggi—termasuk pasar dengan banyak penumpang bisnis seperti Hong Kong dan Ho Chi Minh City—yang berpotensi menurunkan biaya namun juga membawa risiko gangguan terkait perawatan. Tim perjalanan sebaiknya memperbarui filter tipe pesawat di dashboard duty-of-care dan memberi pengarahan kepada penumpang tentang perbedaan konektivitas kabin: C919 menyediakan Wi-Fi Ku-band namun belum mendukung streaming audio Bluetooth yang saat ini tersedia di A320 yang telah diperbarui.
Sumber: Yicai

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Republik Rakyat Cina.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×