
Kendala lalu lintas udara yang dimulai pada 27 Desember masih terus dirasakan di Bandara Brussels, dengan penyedia data hak penumpang AirHelp mencatat 740 keterlambatan dan 43 pembatalan total di lima hub utama Eropa—Amsterdam Schiphol, London Heathrow, Paris CDG, Oslo Gardermoen, dan Brussels Zaventem. Buletin VisaHQ tanggal 30 Desember menyebutkan kekacauan ini bukan disebabkan oleh cuaca, melainkan kekurangan tenaga kerja penanganan darat yang bertabrakan dengan volume penumpang pulang Natal yang memecahkan rekor: Zaventem saja memproses lebih dari 72.000 penumpang pada 30 Desember, hari musim dingin tersibuk dalam sejarahnya.
Brussels Airlines, British Airways, dan KLM termasuk maskapai yang terpaksa mengangkut penumpang dengan bus ke tempat parkir jauh setelah jembatan jet penuh, sehingga rata-rata keterlambatan keberangkatan mencapai 54 menit. Meskipun sebagian besar penerbangan akhirnya tetap beroperasi, dampak lanjutan mengganggu rotasi kru, sehingga keterlambatan bergulir diperkirakan akan berlanjut hingga 1 Januari. Berdasarkan aturan EU 261, penumpang yang terlambat lebih dari tiga jam dapat mengklaim hingga €600, namun AirHelp memperingatkan bahwa portal klaim “penuh sesak dalam hitungan jam.”
Bagi perusahaan yang memindahkan tenaga kerja ke Belgia untuk memulai proyek awal Januari, manajer mobilitas sedang merevisi jadwal perjalanan, memperpanjang pemesanan hotel, dan memberikan otorisasi awal untuk voucher ride-share jika kedatangan larut malam membuat penumpang ketinggalan kereta terakhir ke kota. Beberapa perusahaan sedang mencoba aplikasi asuransi gangguan yang secara otomatis membeli tiket baru saat ambang keterlambatan terlampaui—sebuah inovasi yang menurut para ahli bisa menjadi standar saat bandara Eropa mendekati kapasitas sebelum pandemi.
Otoritas bandara mengakui bahwa tingkat staf masih rentan. Kenaikan indeksasi upah yang direncanakan pada 1 Februari diharapkan dapat mengurangi tingkat keluar masuk karyawan, namun serikat pekerja memberi sinyal akan melakukan tindakan lebih lanjut jika kekurangan tenaga kerja berlanjut. Asosiasi perjalanan bisnis mendesak pemerintah federal untuk mempercepat akreditasi pemeriksaan keamanan bagi pekerja sementara dan meninjau kembali batasan penerbangan malam agar bandara dapat membersihkan antrean setelah operasi tidak teratur.
Penumpang yang berangkat dari Brussels selama minggu pertama Januari disarankan tiba setidaknya tiga jam sebelum keberangkatan, melakukan check-in digital malam sebelumnya, dan menyimpan boarding pass serta notifikasi keterlambatan untuk klaim kompensasi yang mungkin diajukan.
Brussels Airlines, British Airways, dan KLM termasuk maskapai yang terpaksa mengangkut penumpang dengan bus ke tempat parkir jauh setelah jembatan jet penuh, sehingga rata-rata keterlambatan keberangkatan mencapai 54 menit. Meskipun sebagian besar penerbangan akhirnya tetap beroperasi, dampak lanjutan mengganggu rotasi kru, sehingga keterlambatan bergulir diperkirakan akan berlanjut hingga 1 Januari. Berdasarkan aturan EU 261, penumpang yang terlambat lebih dari tiga jam dapat mengklaim hingga €600, namun AirHelp memperingatkan bahwa portal klaim “penuh sesak dalam hitungan jam.”
Bagi perusahaan yang memindahkan tenaga kerja ke Belgia untuk memulai proyek awal Januari, manajer mobilitas sedang merevisi jadwal perjalanan, memperpanjang pemesanan hotel, dan memberikan otorisasi awal untuk voucher ride-share jika kedatangan larut malam membuat penumpang ketinggalan kereta terakhir ke kota. Beberapa perusahaan sedang mencoba aplikasi asuransi gangguan yang secara otomatis membeli tiket baru saat ambang keterlambatan terlampaui—sebuah inovasi yang menurut para ahli bisa menjadi standar saat bandara Eropa mendekati kapasitas sebelum pandemi.
Otoritas bandara mengakui bahwa tingkat staf masih rentan. Kenaikan indeksasi upah yang direncanakan pada 1 Februari diharapkan dapat mengurangi tingkat keluar masuk karyawan, namun serikat pekerja memberi sinyal akan melakukan tindakan lebih lanjut jika kekurangan tenaga kerja berlanjut. Asosiasi perjalanan bisnis mendesak pemerintah federal untuk mempercepat akreditasi pemeriksaan keamanan bagi pekerja sementara dan meninjau kembali batasan penerbangan malam agar bandara dapat membersihkan antrean setelah operasi tidak teratur.
Penumpang yang berangkat dari Brussels selama minggu pertama Januari disarankan tiba setidaknya tiga jam sebelum keberangkatan, melakukan check-in digital malam sebelumnya, dan menyimpan boarding pass serta notifikasi keterlambatan untuk klaim kompensasi yang mungkin diajukan.
Sumber: VisaHQ Global Mobility News
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Belgia.Lebih Banyak Dari Belgia
Lihat semua
Peringatan Cuaca Kuning Bisa Membuat Jalanan Belgia Macet dan Menambah Penundaan Penghilangan Es di Bandara pada Malam Tahun Baru
Eurostar Kembali Beroperasi Setelah Pemadaman Listrik Terowongan Channel, Namun Rute Brussels–London Masih Alami Gangguan Bergilir