
Mulai 6 Februari, keluarga yang berangkat domestik dari Bandara Internasional Indira Gandhi Delhi (IGIA) dapat melewati antrean panjang yang biasa terjadi, berkat inisiatif baru yang berfokus pada penumpang bernama ‘Family@DEL’. Dioperasikan oleh Delhi International Airport Ltd (DIAL), proyek ini menghadirkan pintu masuk khusus di tepi jalan, pulau check-in eksklusif untuk keluarga, jalur keamanan prioritas, dan layanan buggy menuju gerbang keberangkatan di Terminal 1, 2, dan 3—semua tanpa biaya tambahan.
Konsep ini ditujukan untuk penumpang yang bepergian bersama bayi, kerabat lansia, atau penyandang disabilitas (PRM), kelompok yang biasanya membutuhkan waktu lebih lama dan bantuan khusus. Selain jalur cepat, bandara juga menyediakan layanan gratis seperti penyewaan stroller bayi, ruang menyusui pribadi, toilet ramah PRM, dan area duduk ramah anak di food court. Lebih dari 250 ‘Family Assistance Buddies’ yang terlatih dalam keterampilan interpersonal dan prosedur darurat telah disiapkan untuk mendampingi penumpang di setiap tahap perjalanan.
Meskipun layanan ini saat ini hanya berlaku untuk keberangkatan domestik, DIAL mengonfirmasi kepada newsletter ini bahwa mereka sedang mempertimbangkan perluasan ke terminal internasional pada pertengahan 2026, tergantung hasil audit keamanan. Jika diterapkan untuk penerbangan internasional, model ini bisa menjadi contoh bagi kota-kota besar lain di India yang ingin meningkatkan pengalaman penumpang tanpa investasi besar.
Bagi tim mobilitas global dan manajemen perjalanan, Family@DEL menjanjikan proses pergantian kru dan relokasi karyawan yang lebih lancar, terutama yang melibatkan anggota keluarga. Perusahaan disarankan untuk menginformasikan staf yang pindah agar memperhatikan rute khusus keluarga yang ditandai dengan warna merah muda dan terletak di Gerbang 2 (T1), 4 (T2), dan 5 (T3). Karena jalur ini langsung menuju pemeriksaan keamanan, penumpang harus melakukan check-in online atau mengunjungi meja keluarga sebelum masuk.
Inisiatif ini sejalan dengan ambisi IGIA untuk masuk dalam lima besar mega bandara versi Skytrax pada tahun 2030. Pada 2025, bandara ini melayani 72 juta penumpang—13 persen di antaranya anak-anak di bawah 12 tahun—menjadikan layanan ramah keluarga sebagai kebutuhan strategis, bukan sekadar pelengkap.
Konsep ini ditujukan untuk penumpang yang bepergian bersama bayi, kerabat lansia, atau penyandang disabilitas (PRM), kelompok yang biasanya membutuhkan waktu lebih lama dan bantuan khusus. Selain jalur cepat, bandara juga menyediakan layanan gratis seperti penyewaan stroller bayi, ruang menyusui pribadi, toilet ramah PRM, dan area duduk ramah anak di food court. Lebih dari 250 ‘Family Assistance Buddies’ yang terlatih dalam keterampilan interpersonal dan prosedur darurat telah disiapkan untuk mendampingi penumpang di setiap tahap perjalanan.
Meskipun layanan ini saat ini hanya berlaku untuk keberangkatan domestik, DIAL mengonfirmasi kepada newsletter ini bahwa mereka sedang mempertimbangkan perluasan ke terminal internasional pada pertengahan 2026, tergantung hasil audit keamanan. Jika diterapkan untuk penerbangan internasional, model ini bisa menjadi contoh bagi kota-kota besar lain di India yang ingin meningkatkan pengalaman penumpang tanpa investasi besar.
Bagi tim mobilitas global dan manajemen perjalanan, Family@DEL menjanjikan proses pergantian kru dan relokasi karyawan yang lebih lancar, terutama yang melibatkan anggota keluarga. Perusahaan disarankan untuk menginformasikan staf yang pindah agar memperhatikan rute khusus keluarga yang ditandai dengan warna merah muda dan terletak di Gerbang 2 (T1), 4 (T2), dan 5 (T3). Karena jalur ini langsung menuju pemeriksaan keamanan, penumpang harus melakukan check-in online atau mengunjungi meja keluarga sebelum masuk.
Inisiatif ini sejalan dengan ambisi IGIA untuk masuk dalam lima besar mega bandara versi Skytrax pada tahun 2030. Pada 2025, bandara ini melayani 72 juta penumpang—13 persen di antaranya anak-anak di bawah 12 tahun—menjadikan layanan ramah keluarga sebagai kebutuhan strategis, bukan sekadar pelengkap.
Sumber: Hindustan Times