
Firma penasihat migrasi Y-Axis telah merilis analisis terbaru mengenai waktu proses Subclass 186 Employer Nomination Scheme (ENS), menunjukkan waktu tunggu median sekitar 12–13 bulan dan waktu pada persentil ke-90 mencapai 18–19 bulan untuk jalur Direct-Entry dan Temporary-Residence-Transition. Sebaliknya, aplikasi yang diajukan melalui ketentuan Labour-Agreement rata-rata memakan waktu 5 hingga 9 bulan. Perbedaan ini mencerminkan sistem prioritas Departemen Dalam Negeri berdasarkan Ministerial Direction 105, yang mengutamakan posisi di wilayah regional, pekerjaan di bidang kesehatan dan pengajaran, serta sponsor terakreditasi. Aplikasi kesehatan regional yang diajukan hingga April 2025 sudah mulai diproses, sementara aplikasi standar di wilayah metro dari awal 2024 masih menunggu antrean.
Bagi para pemberi kerja, data ini menegaskan pentingnya mendapatkan status Sponsor Terakreditasi dan, jika memungkinkan, menempatkan posisi kerja di Wilayah Regional yang Ditunjuk. Pengelola anggaran juga harus mempertimbangkan biaya gaji visa jembatan: dengan proses yang berlangsung lebih dari satu tahun, banyak pemeriksaan kesehatan dan sertifikat kepolisian pelamar yang akan kedaluwarsa di tengah proses, menambah biaya ratusan dolar untuk pemeriksaan ulang yang biasanya ditanggung oleh sponsor.
Y-Axis mencatat pemerintah telah mengalokasikan 44.000 tempat ENS untuk tahun program 2025-26 dan biasanya menghentikan pemberian izin setelah kuota terpenuhi, baru melanjutkan setelah 1 Juli. Perusahaan yang berencana menambah jumlah karyawan pada kuartal keempat tahun anggaran 2025-26 sebaiknya segera mengajukan aplikasi yang siap diproses agar tidak terjebak oleh batas kuota tahunan.
Langkah praktis untuk mempercepat proses meliputi memastikan gaji memenuhi Ambang Batas Pendapatan Migrasi Terampil Sementara sebesar AUD 76.515, mengajukan berkas lengkap, dan merespons permintaan informasi tambahan dalam waktu 14 hari. Tim mobilitas juga disarankan melakukan tinjauan rutin terhadap pipeline agar unit bisnis memiliki perkiraan tanggal onboarding yang realistis untuk karyawan asing.
Bagi para pemberi kerja, data ini menegaskan pentingnya mendapatkan status Sponsor Terakreditasi dan, jika memungkinkan, menempatkan posisi kerja di Wilayah Regional yang Ditunjuk. Pengelola anggaran juga harus mempertimbangkan biaya gaji visa jembatan: dengan proses yang berlangsung lebih dari satu tahun, banyak pemeriksaan kesehatan dan sertifikat kepolisian pelamar yang akan kedaluwarsa di tengah proses, menambah biaya ratusan dolar untuk pemeriksaan ulang yang biasanya ditanggung oleh sponsor.
Y-Axis mencatat pemerintah telah mengalokasikan 44.000 tempat ENS untuk tahun program 2025-26 dan biasanya menghentikan pemberian izin setelah kuota terpenuhi, baru melanjutkan setelah 1 Juli. Perusahaan yang berencana menambah jumlah karyawan pada kuartal keempat tahun anggaran 2025-26 sebaiknya segera mengajukan aplikasi yang siap diproses agar tidak terjebak oleh batas kuota tahunan.
Langkah praktis untuk mempercepat proses meliputi memastikan gaji memenuhi Ambang Batas Pendapatan Migrasi Terampil Sementara sebesar AUD 76.515, mengajukan berkas lengkap, dan merespons permintaan informasi tambahan dalam waktu 14 hari. Tim mobilitas juga disarankan melakukan tinjauan rutin terhadap pipeline agar unit bisnis memiliki perkiraan tanggal onboarding yang realistis untuk karyawan asing.
Sumber: Y-Axis Australia Blog