
Saat lonjakan perjalanan musim semi mulai meningkat, Bandara Zurich mengalami gangguan teknologi memalukan pada Jumat malam, 25 April 2026. Kerusakan pada sistem kontrol paspor otomatis memaksa petugas Bea Cukai menutup puluhan gerbang elektronik, sehingga penumpang yang tiba harus antre sepanjang aula bea cukai. Penumpang melaporkan menunggu hingga “dua setengah jam” untuk melewati imigrasi; rekaman di media sosial menunjukkan keluarga duduk di lantai sementara teknisi me-reboot server. Gangguan ini berhasil diatasi setelah sekitar dua jam, namun dampaknya terasa hingga malam hari karena sabuk bagasi penuh lebih cepat daripada penumpang yang sampai di area pengambilan bagasi. Maskapai, yang diwajibkan oleh aturan Sistem Masuk/Keluar UE baru untuk memastikan warga negara dari negara ketiga telah melewati imigrasi sebelum memuat bagasi untuk transfer, terpaksa menunda beberapa penerbangan jarak pendek. Bagi tim mobilitas korporat, insiden ini menjadi peringatan: infrastruktur kontrol perbatasan Swiss masih menyesuaikan dengan persyaratan biometrik baru dan rentan terhadap kegagalan titik tunggal. Perusahaan yang mengatur perjalanan karyawan melalui Zurich dalam beberapa bulan mendatang—terutama saat puncak musim panas—disarankan memperpanjang waktu koneksi, mempertimbangkan layanan jalur premium, dan mengingatkan penumpang untuk memuat data paspor sebelumnya jika memungkinkan. Operator bandara, Flughafen Zürich AG, menyatakan akan melakukan analisis penyebab utama bersama penyedia teknologi federal. Meskipun gangguan Jumat malam tidak terkait dengan perlambatan pengendalian lalu lintas udara Skyguide yang terjadi awal pekan, kejadian ini menegaskan bagaimana beberapa gangguan kecil dapat menumpuk dan mengancam keandalan hub saat volume penumpang meningkat melebihi tingkat sebelum pandemi.