
Dalam salah satu reformasi izin tinggal paling signifikan sejak peluncuran Golden Visa, UAE telah menghapus persyaratan nilai properti minimum sebesar AED 750.000 (≈ US$204.000) yang sebelumnya diperlukan untuk visa investor dua tahun. Menurut panduan baru yang diterbitkan pada 5 Mei oleh konsultan properti TEKCE, pemilik tunggal dari unit hunian yang sudah selesai—tanpa memandang harga—sekarang dapat memperoleh izin tinggal yang dapat diperpanjang, sementara pemilik bersama memenuhi syarat secara individu setelah nama mereka tercantum di akta kepemilikan. Aturan ini diperbarui pada pukul 08:50 waktu setempat dan diperjelas lebih lanjut pada 6 Mei.
Perubahan ini langsung memperluas kelayakan menjadi sekitar seperempat dari semua transaksi rumah siap huni yang tercatat di Dubai tahun lalu—transaksi yang sebelumnya berada di bawah ambang batas AED 750.000. Komunitas tingkat pemula seperti International City, Jumeirah Village Circle, dan Dubai South, di mana studio bisa diperdagangkan seharga AED 220.000, diperkirakan akan mengalami lonjakan permintaan dari ekspatriat yang hemat biaya dan pekerja jarak jauh yang mencari basis di Timur Tengah tanpa komitmen jangka panjang atau modal besar seperti pada Golden Visa 10 tahun.
Bagi perusahaan multinasional, reformasi ini memberikan alternatif fleksibel dibandingkan visa kerja yang disponsori perusahaan. Staf tingkat menengah yang sebelumnya bergantung pada izin kerja yang terkait dengan satu sponsor kini dapat memperoleh izin tinggal mandiri dengan membeli properti yang relatif terjangkau, mengurangi tekanan kuota pada departemen HR perusahaan dan memberikan leverage retensi yang lebih baik.
Amandemen kepemilikan bersama juga sangat revolusioner. Pasangan menikah, mitra bisnis, atau investor keluarga dapat masing-masing memperoleh izin tinggal mandiri dari satu transaksi—menghilangkan hambatan “satu visa per akta” dan menyelaraskan skema dua tahun ini lebih dekat dengan manfaat ramah keluarga dari Golden Visa.
Para analis memperkirakan pengembang akan beralih ke unit-unit kecil yang sudah selesai untuk menarik pembeli baru yang memenuhi syarat, sementara bank mungkin akan meluncurkan produk hipotek yang menargetkan kisaran harga AED 400.000-600.000. Konsultan mobilitas harus segera memperbarui panduan relokasi: visa terkait properti kini dapat diproses melalui GDRFA Dubai atau portal layanan pintar ICA federal dalam waktu hanya sepuluh hari kerja, menjadikannya opsi yang layak bagi karyawan baru yang tiba musim panas ini.
Perubahan ini langsung memperluas kelayakan menjadi sekitar seperempat dari semua transaksi rumah siap huni yang tercatat di Dubai tahun lalu—transaksi yang sebelumnya berada di bawah ambang batas AED 750.000. Komunitas tingkat pemula seperti International City, Jumeirah Village Circle, dan Dubai South, di mana studio bisa diperdagangkan seharga AED 220.000, diperkirakan akan mengalami lonjakan permintaan dari ekspatriat yang hemat biaya dan pekerja jarak jauh yang mencari basis di Timur Tengah tanpa komitmen jangka panjang atau modal besar seperti pada Golden Visa 10 tahun.
Bagi perusahaan multinasional, reformasi ini memberikan alternatif fleksibel dibandingkan visa kerja yang disponsori perusahaan. Staf tingkat menengah yang sebelumnya bergantung pada izin kerja yang terkait dengan satu sponsor kini dapat memperoleh izin tinggal mandiri dengan membeli properti yang relatif terjangkau, mengurangi tekanan kuota pada departemen HR perusahaan dan memberikan leverage retensi yang lebih baik.
Amandemen kepemilikan bersama juga sangat revolusioner. Pasangan menikah, mitra bisnis, atau investor keluarga dapat masing-masing memperoleh izin tinggal mandiri dari satu transaksi—menghilangkan hambatan “satu visa per akta” dan menyelaraskan skema dua tahun ini lebih dekat dengan manfaat ramah keluarga dari Golden Visa.
Para analis memperkirakan pengembang akan beralih ke unit-unit kecil yang sudah selesai untuk menarik pembeli baru yang memenuhi syarat, sementara bank mungkin akan meluncurkan produk hipotek yang menargetkan kisaran harga AED 400.000-600.000. Konsultan mobilitas harus segera memperbarui panduan relokasi: visa terkait properti kini dapat diproses melalui GDRFA Dubai atau portal layanan pintar ICA federal dalam waktu hanya sepuluh hari kerja, menjadikannya opsi yang layak bagi karyawan baru yang tiba musim panas ini.
Sumber: TEKCE Real Estate Blog