1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. India
  4. /
  5. Mahkamah Agung Memerintahkan Pemerintah Mengajukan Aturan Baru Penerbangan untuk Mengendalikan Kenaikan Tarif Tiket

Mahkamah Agung Memerintahkan Pemerintah Mengajukan Aturan Baru Penerbangan untuk Mengendalikan Kenaikan Tarif Tiket

Jul 14, 2026
·
Mahkamah Agung Memerintahkan Pemerintah Mengajukan Aturan Baru Penerbangan untuk Mengendalikan Kenaikan Tarif Tiket
Dalam sidang pada 13 Juli, Mahkamah Agung India memberi Kementerian Penerbangan Sipil waktu hanya dua minggu untuk menyerahkan rancangan aturan yang dibuat berdasarkan Bharatiya Vayuyan Adhiniyam 2024, undang-undang yang menggantikan Aircraft Act yang berusia 90 tahun. Kasus ini bermula dari petisi kepentingan publik yang menuduh maskapai penerbangan memanfaatkan harga dinamis untuk memberlakukan tarif “sewenang-wenang dan berlebihan” selama festival dan keadaan darurat. Pengadilan secara khusus ingin melihat ketentuan yang mengatur transparansi tarif, batasan kenaikan harga mendadak, pembatasan biaya tambahan seperti pemilihan kursi dan bagasi, serta penguatan mekanisme pengembalian dana dan penyelesaian keluhan. Jika pemerintah tidak mengajukan aturan tersebut dalam amplop tertutup sebelum 29 Juli, Majelis Hakim memperingatkan bisa mengeluarkan arahan yang mengikat regulator dan maskapai secara langsung. Bagi manajer mobilitas global, kasus ini penting karena India adalah salah satu pasar besar yang belum memiliki tolok ukur regulasi tarif. Lonjakan mendadak—tarif penerbangan kadang bisa tiga kali lipat saat Diwali atau ketika jalur kereta terganggu—meningkatkan anggaran relokasi dan mempersulit perencanaan tanggung jawab keselamatan. Aturan yang kuat bisa memperkenalkan batas harga seperti di Brasil atau Filipina, memberikan perusahaan perkiraan biaya yang lebih jelas. Maskapai berargumen bahwa batasan ketat akan menghambat manajemen pendapatan dan mengurangi investasi, terutama saat harga bahan bakar dan tarif sewa meningkat. Federasi Maskapai Penerbangan India, sebagai lobi industri, mendesak Pengadilan untuk mengizinkan “penetapan harga berbasis pasar dalam kerangka yang adil dan transparan”. Para pengamat memperkirakan negosiasi intens di balik layar sebelum sidang berikutnya pada 3 Agustus. Terlepas dari hasilnya, tim HR harus bersiap menghadapi masa transisi: setelah aturan diberlakukan, maskapai harus memperbarui sistem reservasi, mempublikasikan tabel biaya, dan melatih staf—perubahan yang kemungkinan akan mengganggu alur pemesanan dalam jangka pendek sekaligus menjanjikan kejelasan biaya jangka panjang.
Sumber: The Financial Express

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk India.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×