1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. India
  4. /
  5. Aturan DGCA tentang Pembatalan Penerbangan Mendadak Jadi Viral – Hal yang Perlu Diketahui Wisatawan India

Aturan DGCA tentang Pembatalan Penerbangan Mendadak Jadi Viral – Hal yang Perlu Diketahui Wisatawan India

Agu 3, 2026
·
Aturan DGCA tentang Pembatalan Penerbangan Mendadak Jadi Viral – Hal yang Perlu Diketahui Wisatawan India
Sebuah thread di media sosial yang viral pada awal 2 Agustus 2026 menyoroti Civil Aviation Requirement (CAR) India yang selama ini kurang dikenal terkait pembatalan penerbangan. Postingan tersebut, yang dengan cepat menduduki puncak r/AirTravelIndia, merangkum Peraturan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Bagian 3, Seri ‘M’, Bagian IV – buku aturan yang mengatur kewajiban maskapai saat membatalkan atau menunda penerbangan secara signifikan. Berdasarkan CAR, maskapai yang memberitahukan pembatalan kurang dari dua minggu tapi lebih dari 24 jam sebelum keberangkatan harus menawarkan pengembalian dana penuh *atau* penerbangan alternatif tanpa biaya tambahan. Jika pemberitahuan dilakukan dalam waktu 24 jam sebelum keberangkatan, maskapai juga wajib menyediakan makanan dan, bila perlu, akomodasi hotel. Yang penting bagi pelancong bisnis, regulasi ini berlaku sama untuk penerbangan domestik maupun internasional yang dioperasikan oleh maskapai India, dan kompensasi tetap harus diberikan meski penyebabnya “operasional” bukan karena cuaca. Thread viral ini dipicu oleh seorang pelanggan Thai Airways yang menghadapi biaya pemesanan ulang sebesar ₹81.000 setelah jadwal perjalanan yang dipesan melalui OTA diubah. Anggota komunitas merespons dengan mengutip CAR secara rinci, memicu ribuan suara positif dan dibagikan di berbagai platform lain. Beberapa pengguna melaporkan berhasil mendapatkan pengembalian dana di hari yang sama setelah mengutip peraturan tersebut di konter maskapai. Bagi manajer mobilitas, kejadian ini menjadi pengingat penting untuk memasukkan hak-hak DGCA ke dalam kebijakan perjalanan perusahaan. Karyawan harus diberi pengarahan untuk meminta konfirmasi tertulis waktu pembatalan, menyimpan boarding pass sebagai bukti, dan bila perlu, mengajukan keluhan ke petugas nodal maskapai atau portal pengaduan AirSewa DGCA. Perusahaan asuransi perjalanan mungkin memerlukan bukti bahwa upaya penyelesaian hukum telah dilakukan sebelum menyetujui klaim. Sementara itu, maskapai menghadapi pengawasan ketat di tengah puncak musim hujan dan meningkatnya gangguan operasional. Organisasi industri mendesak maskapai untuk meningkatkan komunikasi real-time dan mengotomatisasi proses pengembalian dana guna menghindari reaksi negatif seperti pada kekacauan pembatalan massal Desember lalu yang berujung pada denda besar.
Sumber: Reddit r/AirTravelIndia & DGCA Civil Aviation Requirement PDF

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk India.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×