
Pada tengah malam tanggal 18 September, penutupan jalur kereta paling radikal yang pernah terjadi di Wina dalam beberapa dekade terakhir resmi diberlakukan: penutupan total jalur S-Bahn Stammstrecke antara Hauptbahnhof dan Praterstern hingga Oktober 2027. Proyek ini bertujuan untuk modernisasi senilai €1,2 miliar pada jembatan, viaduk, dan stasiun yang nantinya akan memungkinkan kereta yang lebih panjang dan berkapasitas lebih besar. Namun, selama 14 bulan ke depan, sekitar 100.000 pengguna S-Bahn harian di kota ini harus menghadapi rute alternatif dan kereta yang penuh di jalur lain.
Asosiasi otomotif OEAMTC telah menyusun panduan lengkap untuk membantu penumpang menavigasi layanan pengganti yang rumit. Kunci dari rencana ini adalah peningkatan koneksi ke Bandara Wina. Kereta regional ekspres REX7 kini berjalan tanpa henti dari Hauptbahnhof ke Schwechat, kereta jarak jauh Railjet tetap beroperasi seperti biasa, dan City Airport Train (CAT) digantikan oleh bus ‘CAT by Bus’ yang beroperasi setiap 12 menit sepanjang hari menghubungkan Wien Mitte dan terminal bandara.
ÖBB Postbus juga menambah dua rute bus baru ke Bandara Wina—VAB 4 dari Karlsplatz dan VAB 5 dari Praterstern—yang ditujukan khusus untuk para pelancong bisnis yang menginap di distrik pusat kota. Di dalam kota, jalur U-Bahn U1, U2, U4, dan U6 beroperasi dengan interval kurang dari tiga menit pada jam sibuk, sementara jalur trem O, 18, dan 62 berjalan lebih sering dan dengan rute yang diperpanjang.
ÖBB dan Wiener Linien telah mencapai kesepakatan yang memungkinkan pemegang tiket ÖBB menggunakan segmen metro dan trem tertentu tanpa biaya tambahan, mengurangi risiko perselisihan tarif selama masa transisi. OEAMTC menyarankan para komuter untuk menambah waktu perjalanan setidaknya 15 menit, mengunduh aplikasi SCOTTY atau WienMobil untuk pembaruan waktu nyata, dan menghindari membawa sepeda di bus pengganti kereta yang melarangnya.
Para penumpang dengan mobilitas terbatas disarankan untuk memesan bantuan ÖBB 24 jam sebelumnya agar mendapatkan jaminan naik bus shuttle. Meskipun penutupan ini terasa berat, para ekonom transportasi mencatat bahwa Wina belajar banyak dari pengalaman penutupan S-Bahn serupa di Berlin pada 2015 dan telah meningkatkan kapasitas di koridor alternatif sejak awal. Jika proyek ini berjalan sesuai jadwal, pada akhir 2027 kota ini akan memiliki jalur utama yang mampu menampung 40% lebih banyak penumpang—hal yang sangat penting untuk menjaga daya tarik ibu kota Austria bagi para pengusaha internasional dan penyelenggara konferensi.
Asosiasi otomotif OEAMTC telah menyusun panduan lengkap untuk membantu penumpang menavigasi layanan pengganti yang rumit. Kunci dari rencana ini adalah peningkatan koneksi ke Bandara Wina. Kereta regional ekspres REX7 kini berjalan tanpa henti dari Hauptbahnhof ke Schwechat, kereta jarak jauh Railjet tetap beroperasi seperti biasa, dan City Airport Train (CAT) digantikan oleh bus ‘CAT by Bus’ yang beroperasi setiap 12 menit sepanjang hari menghubungkan Wien Mitte dan terminal bandara.
ÖBB Postbus juga menambah dua rute bus baru ke Bandara Wina—VAB 4 dari Karlsplatz dan VAB 5 dari Praterstern—yang ditujukan khusus untuk para pelancong bisnis yang menginap di distrik pusat kota. Di dalam kota, jalur U-Bahn U1, U2, U4, dan U6 beroperasi dengan interval kurang dari tiga menit pada jam sibuk, sementara jalur trem O, 18, dan 62 berjalan lebih sering dan dengan rute yang diperpanjang.
ÖBB dan Wiener Linien telah mencapai kesepakatan yang memungkinkan pemegang tiket ÖBB menggunakan segmen metro dan trem tertentu tanpa biaya tambahan, mengurangi risiko perselisihan tarif selama masa transisi. OEAMTC menyarankan para komuter untuk menambah waktu perjalanan setidaknya 15 menit, mengunduh aplikasi SCOTTY atau WienMobil untuk pembaruan waktu nyata, dan menghindari membawa sepeda di bus pengganti kereta yang melarangnya.
Para penumpang dengan mobilitas terbatas disarankan untuk memesan bantuan ÖBB 24 jam sebelumnya agar mendapatkan jaminan naik bus shuttle. Meskipun penutupan ini terasa berat, para ekonom transportasi mencatat bahwa Wina belajar banyak dari pengalaman penutupan S-Bahn serupa di Berlin pada 2015 dan telah meningkatkan kapasitas di koridor alternatif sejak awal. Jika proyek ini berjalan sesuai jadwal, pada akhir 2027 kota ini akan memiliki jalur utama yang mampu menampung 40% lebih banyak penumpang—hal yang sangat penting untuk menjaga daya tarik ibu kota Austria bagi para pengusaha internasional dan penyelenggara konferensi.
Sumber: ÖAMTC