
Jaksa federal di Distrik Selatan Georgia membuka dakwaan pada 18 September yang menuduh lima terdakwa mengatur konspirasi lintas negara bagian untuk memperoleh visa pekerja pertanian H-2A secara curang dan kemudian mengalihkan para pekerja ke pekerjaan yang tidak sah. Menurut USCIS, yang membantu penyelidikan, perekrut memalsukan kontrak pertanian, memungut biaya ilegal dari pekerja, dan mengangkut mereka melintasi batas negara bagian untuk bekerja di restoran dan konstruksi—kondisi yang terkadang termasuk kerja paksa. Dakwaan ini muncul di tengah peningkatan penegakan program pekerja sementara setelah laporan pencurian upah dan risiko perdagangan manusia. Berdasarkan panduan baru yang diterbitkan awal tahun ini, Direktorat Deteksi Penipuan dan Keamanan Nasional USCIS (FDNS) memprioritaskan kunjungan lapangan untuk memverifikasi bahwa penerima visa H-2A dan H-2B menjalankan tugas dan menerima upah sesuai yang disahkan dalam pengajuan Departemen Tenaga Kerja. Bagi pengusaha agribisnis dan perhotelan AS, kasus ini menjadi peringatan: pengaturan subkontrak yang menyembunyikan lokasi kerja atau tugas sebenarnya dapat menimbulkan risiko pidana. Pengusaha tetap bertanggung jawab meskipun broker tenaga kerja yang mengajukan petisi. Tim kepatuhan harus mengaudit hubungan dengan vendor, memastikan pekerja menerima surat perintah kerja dalam bahasa asli mereka, dan memantau kesiapan inspeksi FDNS. Jika terbukti bersalah, para terdakwa menghadapi hukuman hingga 20 tahun penjara atas tuduhan kerja paksa dan hingga 10 tahun atas penipuan visa, serta penyitaan aset. USCIS menyatakan kasus ini menunjukkan komitmennya untuk “melindungi integritas visa agar pengusaha sah dapat mengakses tenaga kerja musiman legal tanpa bersaing dengan pelaku perdagangan manusia.” Penindakan ini diperkirakan akan meningkat: DHS telah mengajukan anggaran tahun fiskal 2027 untuk menambah 120 petugas FDNS khusus pengawasan program H-2, dan Kongres sedang mempertimbangkan pembatasan markup broker tenaga kerja secara hukum. Bisnis yang mengandalkan tenaga kerja musiman besar harus bersiap menghadapi lebih banyak audit mendadak dalam tahun-tahun mendatang.
Sumber: USCIS News Release
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Amerika Serikat.Lebih Banyak Dari Amerika Serikat
Lihat semua
Pengadilan Banding Batalkan Aturan Deportasi ‘Negara Ketiga’ Pemerintahan Trump
‘Gateside dengan TSA PreCheck’ memungkinkan pelancong yang sudah diperiksa melewati ke ruang tunggu tanpa tiket — botol air mungkin berikutnya