
Di Brussels pada 2 Maret 2026, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen dan Presiden Konfederasi Swiss Guy Parmelin menandatangani kesepakatan “Bilaterals III” yang telah lama dinantikan. Paket ini memperbarui perjanjian bebas bergerak tahun 1999, empat perjanjian pasar internal yang sudah ada (transportasi darat dan udara, pengakuan standar bersama, dan kebebasan bergerak orang) serta menambahkan bab baru tentang perdagangan listrik, keamanan pangan, keamanan kesehatan lintas batas, dan partisipasi Swiss dalam program ruang angkasa dan riset Uni Eropa.
Bagi perusahaan dengan mobilitas global, berita utama terbesarnya adalah kepastian hukum. Perusahaan kini dapat kembali mengirim staf melintasi perbatasan UE-Swiss tanpa harus menghadapi pengecualian kantonal yang beragam yang muncul setelah pembicaraan gagal pada 2021. Di bawah aturan baru, izin kerja untuk pemindahan antarperusahaan dan penyedia layanan dapat diproses secara online dalam waktu hanya lima hari kerja, sementara kuota untuk penugasan jangka pendek (hingga 90 hari) dihapus sepenuhnya. Komite bersama akan memantau perlindungan pasar tenaga kerja, namun Brussels menghapus tuntutan sebelumnya untuk penyesuaian dinamis otomatis—artinya Bern masih dapat melakukan inspeksi tenaga kerja sendiri sebelum mengeluarkan izin tinggal.
Kesepakatan ini juga mengatasi masalah bagi para pekerja lintas batas (Frontaliers). Mulai 2027, sertifikat jaminan sosial digital tunggal akan menggantikan formulir kertas A1, memudahkan kepatuhan penggajian bagi perusahaan dengan staf yang tinggal di Prancis, Jerman, atau Italia namun bekerja di Swiss. Bab listrik memungkinkan perusahaan utilitas Swiss untuk ikut serta dalam pasar internal UE, mengurangi risiko kekurangan pasokan di musim dingin yang telah memicu rencana darurat dalam beberapa tahun terakhir.
Ratifikasi bukan sekadar formalitas. Dewan Federal Swiss akan mengajukan kesepakatan ini ke Parlemen bulan ini; kedua kamar harus menyetujuinya dan para penentang masih bisa memaksa referendum. Persetujuan UE juga diperlukan di Parlemen Eropa. Meski begitu, penandatanganan ini mengakhiri lima tahun ketidakpastian institusional dan secara luas dianggap oleh kamar dagang sebagai terobosan yang mengembalikan reputasi Swiss dalam hal prediktabilitas.
Tim HR multinasional sebaiknya mulai menyesuaikan kebijakan penugasan saat ini dengan jadwal baru ini. Langkah transisi berarti sebagian besar ketentuan terkait mobilitas akan mulai berlaku pertengahan 2027, namun penyesuaian awal untuk pemberitahuan pekerja yang dikirim dan koordinasi asuransi kesehatan akan dimulai segera setelah kesepakatan ini diterapkan secara provisional—kemungkinan awal 2027 tergantung risiko referendum.
Bagi perusahaan dengan mobilitas global, berita utama terbesarnya adalah kepastian hukum. Perusahaan kini dapat kembali mengirim staf melintasi perbatasan UE-Swiss tanpa harus menghadapi pengecualian kantonal yang beragam yang muncul setelah pembicaraan gagal pada 2021. Di bawah aturan baru, izin kerja untuk pemindahan antarperusahaan dan penyedia layanan dapat diproses secara online dalam waktu hanya lima hari kerja, sementara kuota untuk penugasan jangka pendek (hingga 90 hari) dihapus sepenuhnya. Komite bersama akan memantau perlindungan pasar tenaga kerja, namun Brussels menghapus tuntutan sebelumnya untuk penyesuaian dinamis otomatis—artinya Bern masih dapat melakukan inspeksi tenaga kerja sendiri sebelum mengeluarkan izin tinggal.
Kesepakatan ini juga mengatasi masalah bagi para pekerja lintas batas (Frontaliers). Mulai 2027, sertifikat jaminan sosial digital tunggal akan menggantikan formulir kertas A1, memudahkan kepatuhan penggajian bagi perusahaan dengan staf yang tinggal di Prancis, Jerman, atau Italia namun bekerja di Swiss. Bab listrik memungkinkan perusahaan utilitas Swiss untuk ikut serta dalam pasar internal UE, mengurangi risiko kekurangan pasokan di musim dingin yang telah memicu rencana darurat dalam beberapa tahun terakhir.
Ratifikasi bukan sekadar formalitas. Dewan Federal Swiss akan mengajukan kesepakatan ini ke Parlemen bulan ini; kedua kamar harus menyetujuinya dan para penentang masih bisa memaksa referendum. Persetujuan UE juga diperlukan di Parlemen Eropa. Meski begitu, penandatanganan ini mengakhiri lima tahun ketidakpastian institusional dan secara luas dianggap oleh kamar dagang sebagai terobosan yang mengembalikan reputasi Swiss dalam hal prediktabilitas.
Tim HR multinasional sebaiknya mulai menyesuaikan kebijakan penugasan saat ini dengan jadwal baru ini. Langkah transisi berarti sebagian besar ketentuan terkait mobilitas akan mulai berlaku pertengahan 2027, namun penyesuaian awal untuk pemberitahuan pekerja yang dikirim dan koordinasi asuransi kesehatan akan dimulai segera setelah kesepakatan ini diterapkan secara provisional—kemungkinan awal 2027 tergantung risiko referendum.